Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Hingga November ini, target 1 juta lot sudah terlampaui. Bahkan, sejak dua hari lalu sudah mencapai 1.020.000 lot. Karena itu, diperkirakan hingga akhir 2018, perusahaan pialang berjangka nasional terbesar di Indonesia PT Rifan Financindo Berjangka/RFB tembus 1,1 juta lot.

“Ini prestasi yang luar biasa. Disaat bursa saham mulai lesu, perusahaan pialang berjangka ini melebihi target,” kata Chief Business Officer PT RFB, Teddy Prasetya, kepada bisnissurabaya.com disela media workshop dengan thema ‘Edukasi Pengenalan Investasi Kontrak Berjangka Emas (Loco Gold) pada Industri Perdagangan Berjangka Komoditi’ di Surabaya Sabtu (24/11) siang.

Chief Business Officer PT RFB, Teddy Prasetya. (Foto/bw)

Menurut dia, majunya PT RFB ini tak bisa lepas dari lesunya bursa saham tahun ini. Bahkan, mengalami kerugian Rp 3000 triliun.

“Angka 3000 triliun ini yang akan kita tarik pada tahun depan,” ujarnya optimis.

Teddy Prasetya turut mengucapkan selamat atas hari jadi RFB Surabaya yang ke-6 sambil berpesan kinerja dan prestasi yang berhasil diukir harus terus ditingkatkan.

Sebagai perusahaan pialang berjangka nasional terbesar di Indonesia, kata dia, RFB terus memperluas Iayanan agar mudah menjangkau nasabah termasuk kehadirannya di kota pahlawan sejak 6 tahun silam. Ia menyatakan, RFB cabang Surabaya memegang peranan dalam pertumbuhan bisnis ini.

Senior Vice Branch Manager PT RFB cabang Surabaya, Mia Amalia Maleppe. (Foto/bw)

“Saya berharap di usia yang ke-6, RFB Surabaya semakin matang dan bisa membuktikan sebagai cabang terbaik di tahun ini dan masa yang akan datang,” ujarnya.

Teddy berpesan, RFB dapat menjalankan bisnis dengan baik, tidak lepas berkat dukungan dan peran pegawai yang secara total memberikan dedikasinya. Diharapkan, momen ini semakin meningkatkan rasa kekeluargaan diantara karyawan dan managemen yang menjadi salah satu nilai perusahaan sampai sekarang.

Pimpinan Cabang RFB Surabaya, Leonardo, menambahkan, selama 6 tahun RFB berkarya di Surabaya, telah banyak pencapaian yang sudah diperoleh dan patut dibanggakan. Kinerja RFB Surabaya dalam 3 tahun terakhir sangat positif yang ditandai dengan pertumbuhan volume transaksi dan jumlah nasabah secara signifikan.

Bahkan hingga akhir Oktober tahun ini, kata dia, RFB Surabaya mencatatkan pertumbuhan volume transaksi sebesar 121,539 lot atau naik 106,65 persen dibanding 2017 pada periode yang sama.

Sementara untuk jumlah nasabah baru yang berhasil dihimpun mencapai 225 nasabah, tumbuh 30,81 persen dari 31 Oktober tahun lalu.

“Kami menyadari kemajuan RFB Surabaya tak lepas dari dukungan karyawan, nasabah, dan stakeholder yang selama ini membantu. Kami ingin terus tumbuh dan berkembang dengan strategi Iayanan yang Iebih baik agar bisa menjadi perusahaan pialang berjangka yang lebih kompetitif, sehat bersama nasabah dan karyawan,” tandas pria yang akrab disapa Pak Leo ini.

Sementara, Senior Vice Branch Manager PT RFB Surabaya, Mia Amalia Maleppe, lebih banyak berbicara prospek investasi Loco Gold kedepan. “Terus terang bagi calon nasabah yang memiliki uang Rp 100 juta lebih baik bergabung dalam investasi Loco Gold daripada deposito. Untungnya lebih besar dan aman,” kata Mia yang juga istri dari Leonardo ini. (bw)