Tampak depan salah satu gedung Pasar Puspa Agro. (Foto/nanda)

Sidoarjo, (bisnissurabaya.com) – Pasar terbesar kedua di Benua Asia. Yaitu, Pasar Puspa Agro Sidoarjo. Tempat ini merupakan pasar agrobisnis modern terintegrasi pertama di Indonesia. Pasar yang cukup elit ini diresmikan pada 17 Juli 2010 oleh Menteri Koordinator Bidang Pernah, Hatta Rajasa. Yang disaksikan menteri perdagangan, menteri pertanian, menteri kelautan, dan menteri perikanan.

Pasar yang berlokasi di Jalan Sawunggaling, Jemundo, Taman (kletek), Sidoarjo didirikan di lahan seluas 50 hektare sebagai pasar induk terbesar dan terlengkap di Indonesia. Dikelola dengan konsep menggabungkan berbagai produk agro dalam satu kawasan yang tertata rapi.

Pengunjung sedang di depan tugu pintu masuk Pasar Puspa Agro Sidoarjo. (Foto/nanda) 

“Pasar agro ini juga menjadi pusat perdagangan, hunian, serta logistik hasil bumi,” kata Dian, pedagang di Puspa Agro kepada bisnissurabaya.com Rabu (21/11) kemarin. Pasar Puspa Agro ini juga menjadi tempat pelatihan dan pendidikan bagi petani, generasi muda, maupun masyarakat umum,” tambahnya.

Tempat belanja ini dibangun dengan tujuan untuk mendapatkan kestabilitasan komoditas pada skala nasional. Juga meningkatkan devisa negara dari ekspor, meningkatkan nilai tambah dan pendapatan petani, serta menjadikannya sebagai pasar percontohan bagi provinsi lain.

Di dalam Pasar Induk Puspa Agro juga sering diadakan acara untuk memberikan hiburan kepada pengunjung. Seperti, senam pagi setiap hari Minggu, panggung musik orkes dangdut, serta berbagai acara menarik. Hal itu dilakukan agar dapat menarik minat masyarakat untuk berbelanja. (nanda)