Gresik, (bisnissurabaya.com) – Otak-otak bandeng. Menu ini jenis makanan olahan bandeng yang tak ada durinya, karena diolah dengan berbagai rempah dan dapat dijadikan oleh-oleh khas kota Gresik. Makanan ini cocok  dimakan segala lapisan usia karena bandeng mempunyai kandungan omega tiga. Sehingga bagus untuk pertumbuhan otak anak-anak.

Menu makanan ini juga bisa dijadikan sebagai usaha. Salah satunya adalah Oviana, ibu rumah tangga yang membuat otak-otak bandeng. Produk olahannya diberi nama ‘otak-otak bandeng khas Gresik’. Usaha ini yang dibangun ibu muda yang terlihat tetap cantik ini sejak 2017.

Wanita berusia 30 tahun ini kemudian menceritakan tentang proses membuat otak-otak bandeng. Mulai dari menyiapkan bandeng segar, kemudian ikan yang dimakan sangat enak itu dipukul-pukul lalu daging dan durinya dikeluarkan untuk dipisahkan. Setelah itu, disiapkan bumbu dan berbagai rempah tradisional. Kemudian dihaluskan, tumis dengan sedikit minyak sampai harum lalu diangkat.

Proses selanjutnya dicampur bumbu dengan daging bandeng yang sudah halus dan ditambahkan santan kental, telur, dan diaduk sampai rata. Kemudian, isi kedalam kulit bandeng. Pada bagian lain, bungkus adonan dengan daun pisang agar tak lengket waktu dikukus. Setelah itu,   tunggu sampai matang lalu didinginkan.

Proses selanjutnya, panggang otak-otak bandeng di panggangan ikan sampai daun pisang agak gosong. Kemudian olahan ikan siap digoreng dengan kocokan telur sebelum disajikan. Oviana, yang juga ibu dari Hamka dan Shifa, ini menceritakan tentang suka dan dukanya selama berjualan. “Saya senang jika banjir pesanan dan selalu habis,’’ kata Oviana, kepada bisnissurabaya.com Kamis (15/11) kemarin. Namun, dukanya kalau pas lagi ramai kadang tak bisa mengatasi karena suatu keadaan.

Perempuan berwajah cantik ini juga berbicara tentang modal awal dan omset. Ia bercerita, modal awal bisnis otak-otak bandeng sekitar Rp 300.000 dan omset Rp 2 juta. Otak-otak bandeng ini dijual Rp 35.000 per biji. (nisa)