Bakso Abah Killer yang Bikin Ngiler Penikmat Kuliner

390

Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Jangan mengaku suka pedas kalau belum makan bakso Abah Killer. Sebab, namanya belakangan ini hits di sosial media. Berbagai kalangan tak ingin ketinggalan mencoba menu enak ini. Bakso ini berlokasi di Jalan Klampis Semolo Timur, Semolowaru, Sukolilo, Surabaya. Dijamin keringat bakal bercucuran saat melahapnya.

Bakso Abah Killer favorit anak muda ini memiliki beragam menu untuk memanjakan lidah dan perut penikmat kuliner. Disini, ada tiga paket dan semuanya laku keras. Namun, yang paling diburu adalah paket Bakso Abah Sangkil dengan rasa pedas tapi khas. Ada pilihan lainnya. Yaitu, bakso keju, jamur, tahu, siomay, lengkap dengan gorengan. Rata-rata dibandrol dengan harga Rp 16.000 per porsi.

Aktivitas pemesanan bakso. (Foto/nisa)

Untuk paket, Bakso Abah Sangkil seharga Rp 18.000 sudah mendapat bakso keju, mercon, urat mlengse, tahu, siomay, gorengan. Sedangkan yang paling murah ada bakso dengan harga Rp14.000 per mangkuk yang tentunya isinya lebih sedikit.

Bukan hanya bakso mercon yang pedas dengan sesendok cabe didalamnya. Bakso Abah Killer juga memiliki racikan unik. Sehingga banyak diminati penikmat bakso. Selain itu, biar semakin greget kuah ini dimasak dengan puluhan cabai. Kuah ini diberi nama “kuah killer” yang menjadi favorit di restoran ini.

Kuah ini memiliki tiga level. Yakni, killing me softly, killing me inside, serta kiliingan mantan. Warung makan ini sebenarnya baru dibuka sejak 2015 lalu. Bahkan, memperkerjakan anak jalanan sebagai pramusaji untuk mengurangi angka pengangguran di Surabaya.

Restoran ini memliki tempat yang cukup luas. Banyak sekali anak muda yang datang kesini, bukan hanya untuk makan bakso, tetapi untuk berkumpul bersama teman sebaya sambil mengerjakan tugas. Sebab, disini juga disediakan wifi gratis bagi pengunjung. “Saya senang makan disini baksonya enak. Selain itu, tempatnya juga nyaman buat nongkrong,” kata Bayu, salah satu pengunjung Bakso Abah Killer kepada bisnissurabaya.com Kamis (15/11) kemarin. (nisa/retha)