Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Jangan sekali-sekali melupakan sejarah/Jasmerah. Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan jasa pahlawannya. Indonesia yang kemerdekaanya bukan dari pemberian, tetapi hasil perjuangan merebut dari tangan penjajah. Hal itu, tentu melahirkan sosok pahlawan pejuang kemerdekaan. Saya, Panglima Soedirman, Bung Tomo, I Gusti Ngurah Rai, Robert Wolter Monginsidi dan lain- lain.

Sebagai bentuk peringatan dan penghormatan kepada para pahlawan, setiap 10 November bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan.

Wakil Ketua Taruna Merah Putih Jatim, Abdul Ghoni Muchlas Nilam. (Foto/ist)

Hampir semua komponen bangsa di seluruh tanah air, baik pekerja kantor maupun anak sekolah pada hari itu mengikuti kegiatan upacara dan kegiatan ikutan lainnya dengan mengenakan kostum pejuang tempo doeloe yang rata – rata berwarna hijau, hitam, atau khaki (coklat tanah).

Hal itu, juga dilakukan Presiden Joko Widodo, pada peringatan Hari Pahlawan tahun ini dia berpenampilan layaknya pahlawan nasional perang 10 November 1945 Sutomo. Atau yang dikenal Bung Tomo.

Tampaknya Presiden Jokowi punya alasan tersendiri berpenampilan seperti itu. Presiden asli Solo ini ingin membangkitkan semangat Hari Pahlawan melalui kostum Bung Tomo yang dikenakannya dan sepeda pancal yang merupakan kendaraan sehari-hari pejuang tempo doeloe.

“Karena 10 November ini adalah Hari Pahlawan, jadi suasana masa perjuangan di tahun-tahun’45 perlu dimunculkan dan diingatkan kembali oleh Presiden Jokowi. Termasuk saat melakukan gowes ‘Bandung Lautan Sepeda’ di Jawa Barat,” kata Wakil Ketua Taruna Merah Putih Jawa TimurJatim, Ghony Muchlas Niam, kepada bisnissurabaya.com Sabtu (10/11) kemarin.

Suasana kebatinan kebangsaan itu yang mendorong Presiden Jokowi mengenakan pakaian pejuang kemerdekaan. Tidak hanya itu, presiden juga berpesan kepada masyarakat disana agar terus bersemangat dalam membangun bangsa, sebagaimana semangat membangun yang telah dicontohkan oleh para pejuang kemerdekaan dulu.

“Presiden juga menyampaikan bahwa semangat untuk membangun negara, dan terus membangun negara. Semangat-semangat pahlawan dulu dan sekarang juga sama. Yaitu, semangat untuk merdeka. Setelah itu, semangat untuk mengisi kemerdekaan secara bersama,” jelas Ghony, yang asli Bulak ini.

Api semangat kemerdekaan yang telah digelorakan Presiden Jokowi di Kota Bandung akan terus disebarkan oleh Taruna Merah Putih di Jatim, Jawa Tengah, sampai seluruh Indonesia.(nanang)