Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Industri perhiasan di Jawa Timur/Jatim menyumbang 2 miliar dolar lebih hingga akhir September lalu. Jumlah ini masih dapat bertambah yang diprediksi mencapai 3 miliar dolar. Bahkan, Gubernur Jatim, Soekarwo, menyatakan, jika industri perhiasan Jatim berkontribusi 50 persen terhadap nasional.

‘’Kontribusi Jatim 50 persen terhadap nasional, dengan potensi pertumbuhan industri perhiasan mencapai 2 digit atau jika dibandingkan tahun lalu sekitar 12 persen,’’ kata Pakde Karwo, panggilan akrab Gubernur Jatim Soekarwo, ini.

Sementara itu, pada 2017 lalu, ekspor perhiasan Jatim mencapai 19, 61 miliar dolar. Sedangkan hingga september 2018 ini, nilainya mencapai 2,16 miliar dolar yang diprediksi pada akhir tahun mampu mencapai 3 miliar dolar atau sekitar Rp 45 triliun. Di Jatim, jumlah industri perhiasan skala besar mencapai 26 unit dan 1.854 unit industri perhiasan skala kecil yang tersebar di sejumlah daerah. (agung/stv)