Tuban, (bisnissurabaya.com) – Sebagai bentuk tanggungjawab sosial kepada warga sekitar, PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu memberikan bantuan mesin perontok padi dan jagung. Bantuan diberikan kepada kelompk petani Khikmad Varia Ladal untuk Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur/Jatim yang merupakan wilayah operasi kerja Pertamina EP Aser 4 Cepu di Tuban.

Penyerahan bantuan alat pertanian itu berlangsung di kantor Kecamatan Bangilan, Tuban dengan dihadiri para petani dan Forkopimka Bangilan. Penyerahan bantuan alat pertanian itu diserahkan Muhammad Ibnu Wardhana, Manager L&R Pertamina EP Asset 4 Field Cepu. “Kami berharap bantuan alat pertanian itu bisa dikelola dengan baik, sehingga bermanfaat kepada petani,” kata Ibnu Wardhana, kepada bisnissurabaya.com Sabtu (27/10).

Mesin perontok padi dan jagung merupakan bagian dari program Corporate Social Reponsibility (CSR) Pertamina EP Asset 4 Field Cepu. “Bantuan alat ini merupakan bentuk program kegiatan CSR kami. Ini adalah dukungan kami terhadap masyarakat sekitar, khususnya petani guna meningkatkan produktivitas pertanian di sekitar wilayah operasi kami,” tambahnya.

Bantuan mesin Combine yang diberikan kepada petani Bangilan sesuai dengan kebutuhan petani. Karena Bangilan merupakan salah satu lumbung pangan salah satu Kabupaten Tuban. “Bantuan mesin seperti ini yang pertama untuk wilayah Asset 4 Field Cepu. Program-program kegiatan ini akan terus berkesinambungan sebagai bentuk upaya untuk menjalin hubungan baik dengan masyarakat sekitar operasi kami,” sambung Ibnu Wardhana.

Afwan Daroni, Field Manager (FM) Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, yang hadir dalam kegiatan penyerahan bantuan mesin Combine berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Sehingga membantu peningkatan perekonomian para petani di wilayah tersebut.

“Mudah-mudahan bantuan mesin ini bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin dan bisa membangun kemitraan dengan para petani yang lebih baik lagi. Kami mohon dukungan masyarakat dan semua pihak dalam melakukan kegiatan operasional di lapangan,” ungkap Afwan Daroni.

Camat Bangilan, Deny Susilo, mesin Combine itu nanti akan dikelola koperasi kelompok tani. ” Koperasi petani nanti yang akan mengelolanya, “ujar Deny didamping Ketua Kelompok Tani Khikmah Varia Ladap, Kecamatan Bangilan. (oso)