Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono (no 4 dari kiri). (Foto/oso)

Tuban, (bisnissurabaya.com) – Empat kawanan begal yang melakukan aksi pencurian di Dusun Ngindahan, Desa Guwoterus, Kecamatan Montong dilumpuhkan. Sebelumnya, terjadi baku tembak antara kawanan begal dan Tim Resmob Macan Ronggolawe Polres Tuban, Rabu (24/10) dini hari tadi.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, polisi mendapatkan laporan jika telah terjadi pencurian truk milik Agus Budiyanto, warga setempat. Mendapat laporan tersebut Tim Macan Ronggolawe Polres Tuban, lamgsung meluncur ke TKP. Hasil pemantauan dari CCTV terlihat mobil korban diikuti mobil VIOS yang diduga ditumpangi pelaku.

Namun, saat dihentikan malah tancap gas dan saat kejar-kejaran itulah terjadi baku tembak. Untung, petugas mampu melumpuhkan pelaku. Usai dilumpuhkan, empat pelaku langsung dibawa ke RSUD Koesma Tuban. Namun, dalam perawatan medis nyawa korban tak bisa diselamatkan.

“Ini pelaku begal yang sudah malang melintang di Jatim-Jateng. Tadi saat ditangkap mereka melawan dengan melakukan penembakan. Terbukti ada dua pistol yang berhasil diamankan,” kata Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, di Mapolres Tuban. Bahkan, saat mobil yang ditumpangi pelaku tak bisa melanjutkan perjalanan, tiga orang langsung keluar mobil dan berusaha menyerang korban dengan senjata tajam.

Atas penyerangan itu, petugas melakukan tindakan tegas dengan melumpuhkan pelaku dengan timah panas. Keempat begal yang tewas itu, yakni, Moh. Samsul Huda warga Bekasi, Richo Rochim, warga Bekasi, Korlim warga Indramayu dan Aprilianto warga Kabupaten Subang. Keempat begal yang tewas di Tuban itu diketahui merupakan residivis.

Dari peristiwa itu sejumlah barang bukti diamakan petugas. Diantaranya, tiga buah senjata tajam dan satu buah pistol rakitan dan shoft gun. Hingga kini, jenazah pelaku masih tergeletak di kamar mayat RSUD Koesma Tuban. (oso)