Probolinggo, (bisnissurabaya.com) – Untuk menumbuhkan semangat literasi pada siswa bukan hanya dalam hal membaca saja. Namun, juga dalam menulis salah satunya dengan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Jurnalistik di lingkungan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN 7) Kota Probolinggo.

Sebab, potensi yang dimiliki siswa untuk menjadi seorang jurnalis, terletak pada kegemaran menulis menjadi salah satu kunci dasar untuk menjadi jurnalis adalah suka menulis.

“Itu nantinya tidak hanya berguna pada bidang jurnalistik saja, namun juga di bidang yang lainnya,” kata Antonius Andhika pembawa materi sekaligus jurnalis Bisnis Surabaya itu. Terlebih, katanya, pelatihan jurnalistik ini diharapkan mampu memacu siswa dan guru untuk menyalurkan bakat dan potensinya dalam sebuah tulisan.

Road Show jurnalistik kali ini lebih menekankan pada sisi teknis melaksanakan tugas jurnalistik. Mulai dari teknis dasar penulisan sebuah berita hingga para peserta disuguhi dengan materi yang berhubungan dengan Undang Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 serta pemaparan teknik dalam ilmu kejurnalistikan.

“Jadi pemberian materi dasar mulai dari apa Jurnalistik itu, dasar penulisan berita hingga teknis merangkai sebuah berita,” jelasnya. Dari roadshow itu, Keingintahuan siswa akan jurnalistik makin nampak saat sejumlah siswa yang berani menyampaikan pertanyaan seputar dunia jurnalistik pada pemateri.

Ragam pertanyaan tersebut secara lugas dari para peserta SMPN 7 Probolinggo itu.

Selepas materi, para peserta juga diajak langsung untuk mempraktekan menulis sebuah berita dengan materi pemberitaan yang telah ditentukan dalam topik “Kami berharap, dengan road show ini akan memberi wawasan pada siswa tentang cara penulisan yang sesuai dengan koridor ilmu jurnalistik. Bagaimanapun menulis sama halnya dengan berbagi informasi kepada khalayak ramai, melalui bentuk tulisan dan para siswa diberi kesempatan menuangkan kreatifitasnya dalam sebuah tulisan.” imbuh Anton ini sapaan akrabnya.

Dengan adanya diklat jurnalistik ini, tidak hanya siswa yang mendapatkan ilmu dan mempraktekannya dalam aktifitas penulisan, namun para guru juga diharapkan peran aktifnya untuk mengikuti pelatihan jurnalistik ini.

Karena selain para siswa, banyak guru yang memiliki ide-ide dalam dunia pendidikan. Namun, ide tersebut jarang dituangkan dalam sebuah tulisan, terlebih pada bulletin atau majalah dinding sekolah.

Kepala Sekolah SMPN 7 Probolinggo Sudarmanto S.Pd, M.Pd sangat mengapresiasi mendukung dalam kegiatan pelatihan jurnalistik. Dirinya sangat bangga dan bahagia ketika melihat antusias siswa dan siswi beserta guru mengikuti kegiatan tersebut dengan mendengarkan dan memperhatikan apa yang disampaikan oleh pemateri.(ton)