Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Strategi PDI Perjuangan menangkan pemilu 2019. Sun Tzu seorang ahli strategi perang dari zaman Tiongkok klasik mengajarkan bahwa perang bisa dimenangkan jika suatu pasukan memiliki persiapan yang matang dengan memperhatikan jumlah dan kesiapan pasukan, panglima perang yang cakap, logistik, medan perang, dan arah angin.

Bercermin dari hal tersebut, PDI Perjuangan Jawa Timur/Jatim mempersiapkan pasukannya dalam menghadapi pemilu legislatif (pileg) dan pemilu presiden (pilpres) 2019. “Disana kami diajarkan AD/ART, Strategi daerah pemenangan pileg dan pilpres 2019, Strategi menggalang pemilih menangkan pemilu, Media sosial sebagai sarana pemenangan pemilu, Teknik marketing politik dan personal branding untuk pemenangan,” kata Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Rabu (10/10) siang.

Taru Sasmita. (Foto/nanang)

Selain itu, mereka juga digembleng tatacara dan ketentuan pileg dan pilpres 2019, retorika dan publik speaking, peta politik Jatim dan basis suara PDIP,  faktor personal dan sosial dalam perilaku pemilih, pendekatan dan persuasi pemilih, membentuk dan mengelola tim pemenangan.

“Acara ini terasa sangat istimewa, karena semua pembicara yang dihadirkan adalah orang hebat dan kompeten dibidangnya. Ada Wakil Ketua DPRD Jatim Kusnadi, Ketua Tim Kampanye Jokowi -Makruf Amin Jatim, Irjen Pol (Purn) Mahfud Arifin, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Dedi Sitorus, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Anggota DPR RI Adian Napitupulu, Anggota DPR RI Bambang Wuryanto,” jelas Taru Sasmita, yang juga caleg  DPRD no urut 1 di Dapil Surabaya 1.

Sedangkan pembicara dari luar ada Ketua KPU, Arief Budiman, Pakar Politik Unair, Ari Bowo, dan Christian Sehertian. “Pak Mahfud Arifin, selaku Ketua Tim Kampanye Jokowi -Makruf Jatim menekankan sinergisitas kampanye presiden dan legislatif karena Jatim merupakan lumbung suara PDI perjuangan yang linier dengan suara Jokowi,” tambah Taru, yang juga Pengurus Taruna Merah Putih.

Peserta pembekalan terlihat antusias mendengarkan materi yang disampaikan pembicara. Bagi mereka pengetahuan yang disampaikan bukan sekedar teori semata, tetapi metode yang sangat mudah diaplikasikan di lapangan. Selain Taru Sasmita, tampak beberapa caleg lain yang akan berlaga di Dapil  Surabaya seperti H Armuji, Baktiono, Suwanto, Abdul Ghony, Agus Basuki, Dyah Katarina, H Budi, dan lain-lain. (nanang)