Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Hiruk-pikuk pencalonan Presiden dan Wakil Presiden bertambah intensitasnya sehari menjelang batas akhir pendaftaran ke KPU. Sampai Kamis (9/8) siang, nama Mahfud MD, menjadi sosok terkuat mendampingi Presiden Jokowi, untuk maju pada periode kedua. Namun, menjelang malam hari terjadi perubahan yang mendasar dan mengagetkan semua pihak.

Presiden Jokowi, dengan didampingi petinggi partai koalisi pendukungnya mengumumkan nama Prof Dr KH Makruf Amin, sebagai calon Wakil Presiden, yang mendampinginya pada pemilihan presiden/Pilpres 2019. “Dipilihnya KH Makruf Amin, oleh Joko Widodo, merupakan bentuk penghargaan kepada ulama.  Tak hanya Nahdlatul Ulama/NU tetapi semua pemuka agama,” kata Wakil Ketua Umum Komunitas Lintas Agama Forum Beda Tapi Mesra, kepada Bisnis Surabaya Jumat (9/8).

Eddy Tarmidi (kiri) saat bersama Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. (Foto/nanang)

Menurut para pemuka agama, ini merupakan sikap luhur dan bijaksana Joko Widodo, dalam memilih pendampingnya. Kehadiran ulama sebagai pasangannya dapat selalu  memberikan nasehat dan pandangan yang benar sesuai kaidah norma agama. Selain menjabat sebagai Rais AM Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU), sesungguhnya KH Makruf Amin, merupakan ulama besar keturunan Al Bantani.

Dikenal sebagai Doktor Ekonomi Syariah yang menjabat pengawas beberapa Bank Syariah dan juga memiliki pengalaman sebagai anggota DPRD, DPR RI, Wantimpres dan masih banyak lagi. “Semoga KH Makruf Amin dan Kabinet Indonesia Kerja kelak dapat mendampingi Presiden Jokowi dalam menjaga keragaman dan keutuhan bangsa sebagaimana yang sudah menjadi kesepakatan bangsa yaitu Pancasila” jelas Eddi Tarmidi.

Berkali-kali, KH Makruf Amim menegaskan, bahwa Indonesia adalah negara Darul Misaq yang artinya negara yang lahir karena kesepakatan. Karena itu, memastikan negara tetap dalam keadaan aman dan damai adalah maslahat umat. “Saya rasa kedepan pemerintah tetap akan merangkul semua golongan agama yang ada di Indonesia dalam mengelola negara ini,” tambah Eddy Tarmidi, yang juga tokoh agama Buddha ini.

Mengelola negara besar Indonesia yang penuh keberagaman, bukanlah perkara mudah. Karena itu KH Makruf Amin, mengajak semua komponen bangsa untuk bersama-sama menjalankan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai perekat bangsa. Hari ini Jumat (10/8) Jokowi dan KH Makruf Amin serta partai politik pengusungnya mendatangi KPU untuk mendaftarkan diri sebagai pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilihan Presiden 2019. (nanang)