Tuban, (bisnissurabaya.com) – Bagi pecinta buah-buahan, berlibur tak harus memilih tempat yang istimewa dan mahal. Wisata petik buah jeruk di Kabupaten Tuban menawarkan liburan menarik. Selain bisa memetik buah sendiri dengan rasa yang manis dan fresh, juga bisa makan sepuasnya dengan gratis. Bekerja berat sehari-hari akan membuat seseorang merasa penat dan jenuh setiap harinya.

Untuk mengusir kepenatan, bisa datang dan berlibur di sebuah wilayah Perbukitan Kapur di Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

Di desa yang kontur tanahnya berbukit-bukit ini, akan ditemukan sebuah tempat kebun jeruk yang sangat luas, milik warga desa setempat. Pengunjung wisata kebun jeruk, Rini, mengatakan, di kebun jeruk ini, pengunjung bisa memetik sendiri buah jeruk sepuasnya. Buahnya, dijamin manis dan fresh. Bahkan, untuk makan di tempat, pemilik kebun jeruk mempersilakan memetik sepuasnya secara gratis.

Pengunjung, baru akan membayar jika membawa pulang jeruk untuk dibawa pulang. Itupun dengan harga yang sangat terjangkau. Yakni, jika memilih memetik sendiri, hanya dibandrol dengan harga Rp 10.000 per kg.

Sementara itu, Pemilik Kebun Jeruk, Listyowati, mengaku, awalnya tidak pernah berpikir bahwa kebun jeruk seluas satu hektare ini akan ramai dikunjungi orang. Sedikitnya 1.000 pohon jeruk jenis siam berusia enam tahun ini tidak terurus dan dibiarkan ditumbuhi ilalang. Hingga akhirnya dia mempunyai inisiatif membukanya untuk umum dan dijadikan wisata petik buah jeruk gratis.

Awalnya hanya agar warga ke kebun jeruk miliknya untuk memetik buah secara langsung, karena itu akan memutus mata rantai perdagangan dan tengkulak. Jika pengunjung memetik sendiri jeruk di kebun, harganya cukup Rp 10.000 per kg. Namun, jika jeruk dijual di pasar, Listyowati, harus memberi upah pemetik, ongkos transportasi ke pasar buah dan belum lagi kalau harga dimainkan tengkulak. Maka, jeruk bisa dijual seharga Rp 15.000 hingga Rp 20.000 per kg.

Bisnis ini, kata dia, dimulai saat memajang foto dirinya di medsos sambil panen jeruk. Pengunjung dari berbagai daerah pun penasaran jika di Tuban ada kebun jeruk dan dijadikan wisata petik jeruk gratis. Setiap hari, jumlah pengunjung mencapai hingga ratusan orang. Mulai dari Yogyakarta, Surabaya, Malang, Jember, Jakarta dan ada yang dari luar negeri datang, karena penasaran.

Menurut Listyowati, dalam sehari, warga yang memetik buah jeruk di kebun ini untuk dibawa pulang mencapai 8 kwintal jeruk. Selain langsung menyantap jeruk di lokasi, rata-rata warga membawa pulang buah jeruk untuk oleh-oleh di rumah, karena rasanya manis. Omzet kebun jeruk inipun sehari bisa mencapai jutaan rupiah. (sumali/stv)