Menghindari Resiko Kerugian dengan STARTUP

22

Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Tahukah anda apa itu bisnis startup? Mungkin hanya sebagian kecil saja orang tahu dengan bisnis strartup ini. Kata startup sendiri adalah serapan dari bahasa inggris yang menunjukan sebuah bisnis yang baru dirintis.

Perusahaan-perusahaan ini sebagian besar merupakan perusahaan yang baru didirikan dan berada dalam fase pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat. Istilah “startup” menjadi populer secara internasional pada masa gelembung dot-com, di mana dalam periode tersebut banyak perusahaan dot-com didirikan secara bersamaan.

Bagaimana Perkembangan Bisnis Startup Di Indonesia ?

Untuk di Indonesia sendiri perkembangannya cukup bagus dan mengembirakan. Setiap tahun banyak founder-founder (pemilik) Startup baru bermunculan di indonesia. Menurut dailysocial.net, sekarang ini terdapat setidaknya lebih dari 1500 Startup lokal yang ada di Indonesia. Potensi pengguna internet Indonesia yang semakin naik dari tahun ke tahun tentunya merupakan suatu lahan basah untuk mendirikan sebuah Startup.

Menurut Rama Mamuaya, CEO dailysocial.net, Startup di Indonesia digolongkan dalam tiga kelompok yaitu Startup pencipta game, Startup aplikasi edukasi serta Startup perdagangan seperti e-commerce dan informasi. Menurutnya Startup game dan aplikasi edukasi punya pasar yang potensial dan terbuka di Indonesia. Hal ini dikarenakan proses pembuatan game dan aplikasi edukasi relatif mudah.

Dalam bisnis startup, steve blank menganalogikan seperti membuat obat untuk menyembuhkan kanker. Tidak perlu menghabiskan banyak energi untuk memikirkan bisnis model penjualan obat. Jika fokus dalam pengembangan pembuatan obat dan obat tersebut berhasil menyembuhkan kanker, maka akan secara otomatis obat tersebut akan bernilai besar dipasaran. Resiko nyata dalam membangun startup adalah bagaimana mendapatkan jutaan pelanggan aktif yang menggunakan produk anda dan mempertahankan pelanggan tersebut dalam jangka panjang.

Menurut sumber informasi dari Wikipedia.org, startup adalah sebuah perusahaan rintisan (perusahaan yang dibangun dari bawah(kecil)), meski perusahaan anda kecil dan produk anda hanya digunakan segelintir orang, bukan berarti perusahaan anda tidak akan meraih keuntungan. Bukan berarti juga anda akan mati dalam keadaan miskin.

Pendapatan anda memang kecil, tentu saja. Namun peluang anda untuk membangun perusahaan bernilai miliaran rupiah jauh lebih besar dibandingkan peluang saat anda langsung mendirikan perusahaan bernilai triliunan rupiah.Dengan anda membangun dari kecil, biaya operasional anda jadi lebih sedikit, pengeluaran perusahaan dapat lebih ditekan. Anda beserta tim berpeluang menikmati semua keuntungan yang diperoleh tanpa harus menanggung beban resiko kerugian yang besar.

Untuk membangun stratup yang berhasil, maka anda perlu melakukan hal ini : Pastikan ide startup anda berguna. Jangan asal ada modal, lalu bangun perusahaan saja, Pastikan tujuanmu membuat startup adalah untuk menyelesaikan masalah, bukan untuk kaya, Pilihlah tim yang tepat. Mungkin kalian semua kenal personal, tapi kontrak dan hak karyawan mesti tetap jalan, Kenali dengan baik market konsumen yang kamu targetkan, Karena budget tipis, atur keuangan sebaik mungkin. Jangan membuang-buang uang untuk hal-hal yang kurang signifikan, Kalau kamu akhirnya dapat funding, anggap itu sebagai hutang, bukan pendapatan, Semua orang membuat kesalahan. Jangan malu untuk belajar dari kesalahanmu dan pendahulumu, Perhatikan kompetitormu sebagaimana kamu perhatian pada gebetanmu, Buatlah proyeksi ke depan. Pikirkan kapan kamu harus meraih keuntungan, Pastikan bisnismu berkembang. Jika sekian lama masih gini-gini aja, pasti ada yang salah, Karena dunia bisnis adalah dunia networking, jangan malas main ke inkubator dan berinteraksi dengan orang lain, Kamu memang harus kerja keras, tapi kenali juga tanda-tanda kamu harus menyerah.

Kesuksesan dari starup telah dibuktikan pada 2 tahun terakhir ini, media-media mainstream penuh dengan berita tentang kesuksesan yang didapat dari bisnis online seperti Gojek, Bukalapak, Tokopedia, dan perusahaan-perusahaan startup lainnya yang sukses menerima dana jutaan dolar dari investor.