siswa prasejahtera yang diterima di PTN menerima beasiswa dari PT Semen Gresik sedang foto bersama. (Foto/imam suroso)

Tuban, (bisnissurabaya) – PT Semen Indonesia kembali mengucurkan bea siswa untuk siswa pra sejahtera berprestasi yang diterima di perguruan tinggi negeri/PTN. Selain mendapatkan beaya kuliah, penerima bea siswa juga mendapatkan uang saku untuk kebutuhan selama kuliah.

Penerima Beasiswa Prasejahtera (BEST) PT Semen Indonesia (Persero) Tbk periode I/2018 ini adalah Deni Fardian, masuk jurusan Teknik Elektro dan Informatika ITB, Selvia masuk jurusan Teknik Industri ITB, Alfina Rahmawati, masuk jurusan MIPA ITB, Dinda Arifatul Afiyah, masuk jurusan Teknik Kimia Unibraw, Nova Nulaila masuk jurusan Ilmu Komunikasi UNS.

siswa prasejahtera yang diterima di PTN sedang menerima beasiswa dari PT Semen Gresik. (Foto/imam suroso)

Selain itu, Adji Wicaksono, masuk jurusan Teknik Mesin Unibraw, Siti Dian Nuraini, masuk jurusan Akutansi Unibraw, Soni Suharsono, masuk jurusan Teknik Elektro ITS, Kholis Suryanto, masuk jurusan Peternakan dan Pertanian Undip, dan Nurlaila Ni’matur R, masuk jurusan Ilmu Administrasi Unibraw.

‘’Kami mengucapkan selamat kepada para siswa yang telah masuk ke PTN. Karena telah berhasil melalui berbagai tahapan. Sehingga mampu masuk ke PTN,’’ ungkap, Senior CSR Officer Semen Indonesia Pabrik Tuban, Setiawan Prasetyo, saat penandatanganan perjanjian antara perusahaan dengan siswa penerima program BEST secacara simbolis tersebut.

Menurut dia, siswa yang masuk ke PTN ini merupakan duta-duta Semen Indonesia di tempat kuliahnya masing-masing. Sehingga, diharapkan dapat menyampaikan perihal Semen Indonesia dimanapun mereka berada. Selain itu, juga kewajiban utamanya untuk tetap belajar serta meningkatkan prestasinya lebih baik lagi.

‘’Dan yang terpenting lagi para wakil atau duta Semen Indonesia ini harus tetap bisa membawa diri dimanapun berada,’’ pesannya. Menurut dia, ada dua jenis beasiswa yang diterima siswa di dalam program BEST ini. Yakni, beaya pendidikan dibayar sesuai dengan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang akan dibayarkan di tempat kuliah masing-masing per semester serta mendapatkan beaya akomodasi sebesar Rp 2,5 juta per bulan yang dibayarkan tiga bulan sekali.

‘’Untuk jalur bidik misi akan kita berikan beaya akomodasi atau beaya hidup saja sebesar Rp 2,5 juta per bulan kita berikan tiga bulan sekali,’’terangnya. Para mahasiswa juga memiliki kewajiban, diantaranya, melaporkan hasil studi berupa transkip nilai, memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 untuk prodi kluster IPA, atau 3,0 untuk klauster IPS. Mahasiswa juga harus aktif dalam kegiatan mahasiswa atau organisasi kemahasiswaan, dan melakukan tugas akhir di Semen Indonesia.

‘’Saat liburan kuliah juga harus berpartisipasi terhadap program-program perusahaan. Misalnya, Semen Indonesia Mengajar, atau kegiatan lainnya,’’ ujarnya. Pada kesempatan yang sama, Fathul Ni’am, salah satu wali murid mengucapkan terimakasih kepada Semen Indonesia yang telah mendukung dan membantu para siswa untuk meraih cita-citanya dengan memberikan beasiswa sehingga bisa berkuliah di PTN.

‘’Saya berterimakasih sekali kepada Semen Indonesia yang telah memberikan beasiswa kepada adik saya. Karena kedua orang tua saya sudah tidak ada. Sehingga beasiswa ini sangat berarti bagi adik saya dan saya,’’ ucap Fathul Ni’am terharu. Wali murid dari Kecamatan Jenu tersebut juga berharap kepada Semen Indonesia untuk terus membantu kepada para siswa yang telah mendapatkan beasiswa ini. Agar setelah lulus dapat bergabung di Perusahaan Semen Indonesia.

‘’Kita berdoa semoga kedepan Semen Indonesia lebih baik lebih jaya lagi sehingga dapat membawa kebaikan-kebaikan kepada masyarakat luas,’’ paparnya. (imam suroso)