Anggota TDA Surabaya. (Foto/nanang)

Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Didalam kehidupan di dunia, tak semua orang memiliki nasib yang beruntung menjadi pengusaha sukses. Karena itu, bagi mereka yang nasibnya beruntung menjadi pengusaha diharapkan mempunyai kepedulian dan kesetiakawanan sosial bagi sesama. Komunitas Tangan Diatas (TDA) adalah komunitas bisnis terbesar di Indonesia yang saat ini memiliki 15.000 member simpatisan dan lebih dari 6.000 member terdaftar yang tersebar di 61 kota diseluruh Indonesia dan juga di luar negeri seperti Singapura, Hongkong, Mesir dan Australia.

“Visi kami adalah menjadi kelompok pengusaha terkemuka yang mempunyai kontribusi positif bagi sesame,” kata Ketua TDA Surabaya Kukuh Wira K, kepada Bisnis Surabaya Minggu (29/7) kemarin. Sepuluh tahun lalu terbentuklah TDA Surabaya yang saat ini telah memiliki 300 member terdaftar dan 6000 simpatisan.

Kukuh Wira K

Sampai saat ini TDA Surabaya terus berperan aktif dalam pengembangan bisnis member maupun pelaku usaha di Surabaya dan wilayah2 sekitarnya. “TDA merupakan komunitas bisnis dimulai pengusaha level mikro, menengah dan besar,” jelas Kukuh, sambil menjelaskan Milad 1 dekade TDA Surabaya ini merupakan momen untuk memperingati sekaligus ajang silaturahim bagi para member TDA Surabaya.

Acara milad  1 dekade  yang diadakan di Soto Kudus Gayungan ini dihadiri Founder dan Majelis Wali Amanah Komunitas Tangan Diatas, Haji Nuzli Arismal, Presiden Komunitas TDA Bimo Prasetio, jajaran pengurus TDA Surabaya serta 100 member TDA Surabaya dan luar Surabaya,  berlangsung guyub dan penuh kekeluargaan.

“Kami juga diingatkan pendiri untuk tidak hanya berbagi harta tapi juga berbagi ilmu,” tambah Kukuh. Silaturahim yang menjadi salah satu nilai utama Komunitas TDA ini dimanfaatkan semua peserta untuk saling mendukung, bersinergi, berkomunikasi, bekerja sama, berbaik sangka untuk mencapai sukses bersama dalam bisnis maupun kehidupan. (nanang)