Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) seringkali menghadapi hambatan dalam mengembangkan usahanya. Hambatan itu, antara lain berupa permodalan dan pemasaran. Walau banyak outlet dan galery yang menyediakan diri untuk menampung produk hasil pelaku UMKM, secara umum UMKM masih kesulitan untuk mengakses pemasaran.

Hal tersebut disebabkan kurangnya koneksi dan jaringan yang dimiliki pelaku UMKM. Sehingga sinergisitas dengan pelaku UMKM dengan pelaku usaha lainnya seperti mall, hotel masih lemah. Berpijak dari hal tersebut, Kelompok Mitra Bisnis Surabaya yang merupakan wadah pelaku UMKM menjalin sinergi  dengan Hotel  Moscha yang ada di jalan Irian Barat Surabaya.

Manager Hotel Moscha, Raharjo Artiono. (Foto/nanang)

“Hotel Moscha memfasilitasi produk teman-teman UMKM yang ada di Surabaya untuk bisa display dan jual produk disini ” kata Manager Hotel Moscha Raharjo Artiono, kepada Bisnis Surabaya selasa (31/7) kemarin. Banyak pelaku UMKM yang memanfaatkan program yang menarik ini. Diantaranya, Famu UMKM keripik India, Mega UMKM Bronchips, Nyzma UMKM Miss Kribow, Renny UMKM Mojito Uno dan Kopi Lemon, Kumaiyah UMKM minuman herbal Simo, Alex UMKM minuman air kelapa muda, Sheila UMKM Kacang Bilioner, Sudarwi Yuliningsih UMKM egg roll, Rita Arianik UMKM susu kurma dan pizza, Sumini UMKM olahan semanggi, Banu UMKM  minuman sari kedele, Atin UMKM minuman sari jagung.

“Sebelum produk di pasarkan, para pelaku UMKM menyerahkan contoh produk untuk dikurator kelayakannya oleh pihak hotel,” kata manager alumni Unair ini. Pelaku UMKM menyambut gembira, program kerjasama yang ditawarkan Hotel Moscha tersebut. Menurut Atin, salah seorang pelaku UMKM, mereka sangat senang dengan program ini. Mereka berharap semoga kedepan lebih banyak lagi hotel di Surabaya yang memberi akses kepada UMKM untuk berjualan. “Semoga sinergisitas ini bisa berlanjut pada program-program yang lain,” tambah Raharjo. (nanang)