(foto/imam)

Tuban, (bisnissurabya.com) – Atlet Paralayang asal Papua, Sulton Ambon, ramaikan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Jawa Timur/Jatim dan Open Paralayang 2018 yang dihelat di Bukit Glodakan, Desa Trantang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban. Even bergengsi tersebut digelar dua hari mulai 28-29 Juli ini.

“Selain atlet paralayang dari Jatim, atlet dari Papua dan Majalengka ikut ambil bagian. Total atlet Paralayang yang ikut berlaga 69 atlet. Tuban sebagai tuan rumah menerjunkan 6 atlet,” kata Ketua Cabang Olahraga Paralayang Tuban, Masrondi, di lokasi kejuaraan, Sabtu (28/7) kemarin.

(foto/imam)

Dia menjelaskan, tiga atlet putri Tuban yang terjun adalah Langking Ayu Pratiwi (18) asal SMKN 1 Tuban, Oktavia Baroka Firda, dan Septia Nurul Latifa asal SMK Abdi Negara. Sedangkan tiga atlet putra yakni, Budi Utomo, Yoga Imam Utomo, dan Zudi ketiganya juga menempuh pendidikan di SMK Abdi Negara Tuban.

“Lawan yang cukup berat atlet dari Kota Batu. Disana venue paralayang ready, dan musim ini mayoritas dari Batu,” terang pengajar di SMK Abdi Negara Tuban ini.

Ke 69 atlet yang menjajal Bukit Glodakan dari Kota Batu, Malang, Ponorogo, Bogor, Jombang, Tuluangagung, Trenggalek, Pacitan, Blitar, Bojonehoro, Surabaya, Ngawi, Majalengka, Tuban, dan Papua.

Paralayang. (foto/imam)

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tuban, Mirza Ali Mansyur, menjelaskan, keenamnya merupakan atlet Puslatkab Tuban yang dipersiapkan untuk Porprov Jatim tahun depan. Even Kejurda ini akan menjadi pemanasan bagi atlet Puslatkab Paralayang Tuban sebelum Porprov Jatim 2019.

“Pada Porprov 2019 kami bakal menjadi tuan rumah, Kami targetkan bisa meraih medali emas untuk atlet Tuban, Bumi Wali,” tuturnya. Aming sapaan akrabnya, menambahkan selain diunggulkan sebagai tuan rumah, persaingan para layang di Jatim juga seimbang. Otomatis peluang meraih juara cukup besar.

Untuk mencapai target tersebut, latihan selalu dilakukan rutin hampir setiap hari. Tujuannya agar bisa meraih prestasi yang terbaik bagi Kabupaten Tuban.

Setelah membuka acara dengan menerbangkan 100 ekor Merpati, Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein, bersyukur karena Tuban dipercaya sebagai tuan rumah. Kedepan fasilitas venue paralayang akan disempurnakan, demi suksesnya kegiatan berikutnya.

“Selain APBD, kami juga meminta stakeholder ikut campur tangan,” tambah Wabup dua periode ini. Yang paling penting, Pemkab mendorong KONI untuk mengorbitkan atlet lokal di sekitar Bukit Glodakan. Diharapkan keberanian potensi lokal dapat diwadahi, dengan dukungan dari industri sekitar.

Sebatas diketahui, Bukit Glodakan pertama kali di eksplore tahun 2014 silam. Berkat ketekunan dan kesabaran, tahun 2017 dipercaya menjadi lokasi Kejurda Jatim. (imam suroso)