Direktur Edukasi BE Kraf, Poppy Savitri (no 3 dari kiri). (Foto/nanang)

Surabaya, (bisnissurabaya.com) – “Kita seperti anak penyu menetas ditepi lautan yang ditelan ombak” demikian kegalauan yang digambarkan anak muda zaman sekarang menyikapi minimnya peran pemerintah dalam menyiapkan semangat kewirausahaan anak mudanya.

Kegelisahan tersebut berhasil ditangkap Badan Ekonomi Kreatif (BE Kraf) dengan menggagas program Orbit. Orbit adalah program pencarian dan pendampingan bagi desainer muda untuk menciptakan gagasan yang membawa perubahan masa depan Indonesia.

Program ini mempunyai konsep yang terdiri dari program dasar, penguatan, dan pengembangan. Dengan kategori antara lain, arsitektur, desain interior, komunikasi visual, fashion, tata cahaya, tekstil, kriya, dan lanskap.

“Semula orbiti berjumlah 50 orang, disaring menjadi 30 orang, dan diseleksi lagi menjadi 20 peserta. Mereka tak hanya handal dibidangnya, tetapi juga memiliki atitude/sikap yang baik,” kata Direktur Edukasi BE Kraf Poppy Savitri, kepada Bisnis Surabaya Jumat (27/7) malam. Kota Jakarta, Denpasar, Jogjakarta, dan Suarabaya adalah kota yang terpilih sebagai pilot project penyelenggaraan Orbit. Karena Orbit bukan sekedar lomba diatas panggung yang hanya sekedar seremonial, tetapi lebih mirip audisi maka kehadiran kurator menjadi sangat penting dalam menentukan orbiti yang layak untuk maju ke tahap berikutnya.

“Hadiah program ini berupa fasilitas pengurusan izin, pemagangan, permodalan dan membukakan akses untuk berjejaring dengan pelaku utama di industri kreatif,” jelas Poppy.

Banyak orbiti yang merupakan desainer muda di bidangnya. Antara lain : Firly yang menciptakan teknologi alat bantu dengar bagi kaum berkebutuhan khusus, Daru Adi Pranoto yang mendesain kampung kopi, dan Nidya Kusmaya yang menciptakan teknologi pewarnaan dengan menggunakan mikroorganisme.

“Mereka ini yang kelak mampu merubah masa depan Indonesia, karena produk kreatif seperti yang diciptakan mereka terbukti mampu meningkatkan ekspor dibidang industri kreatif,” tambah Poppy.

Seperti diketahui, saat ini pemerintah sedang menggalakkan pendapatan dari sektor ekspor kreatif untuk mendampingi pendapatan dari sektor pajak. (nanang)