Persaingan Ketat, Banyak Hotel Berganti Nama

2687

Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Ketatnya persaingan hotel di Surabaya mengakibatkan banyak hotel gulung tikar atau berganti kepemilikan karena diakuisisi. Sehingga, banyak ditemukan hotel yang berganti nama. Bahkan, tidak jarang hotel harus melakukan langkah-langkah yang tidak populis demi menyelematkan eksistensinya, mulai dari efisiensi disegala bidang sampai kebijakan turun kelas.

‘’Hotel Arcadia Horison Surabaya, sebelumnya bernama Ibis Rajawali. Hotel ini dibawah Metropolitan Golden Managemen,” kata General Manager/GM Hotel Arcadia, Djuny Wartono, kepada Bisnis Surabaya Selasa (24/7) lalu. Hotel yang terletak di Jalan Rajawali ini memiliki 147 kamar ini, dilengkapi dengan fasilitas lcd tv dengan chanel internasional, ac, meja kerja, Wifi, pembuat teh/kopi; minibar, kotak penyimpanan deposit , kulkas mini, dan pelayanan 24 jam di setiap kamar.

Menurut dia, persaingan hotel yang ketat menjadi penyebab penjualan harga kamar pun ikut bersaing. Tak heran, terkadang hotel berbintang empat menawarkan harga seperti layaknya yang dijual managemen hotel bintang tiga. Persaingan ini tidak dapat dihindari karena menjamurnya hotel baru, terutama pada kelas hotel budget.

Seperti diketahui, Hotel Arcadia Horison Surabaya berada di kawasan kota tua. Apalagi, hotel ini terletak tidak jauh  dengan Gedung Polrestabes Surabaya, Gedung Gurbernuran, Tugu Pahlawan, Kampung Lawas Maspati, Pasar Turi Gedung DPRD Jawa Timur, Museum Sampoerna, Pasar Pabean, dan lain-lain. “Untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan tamu, hotel ini juga dilengkapi fasilitas internet, ruang pertemuan, sauna, fitnes, parkir dalam, dan laundry,” jelas  GM asli arek suroboyo ini. (nanang)