Acara penyelenggaraan koordinasi promosi investasi bertempat di Diamond Meeting Room, Grand City Mall Surabaya, Kamis, (26/07) yang diselenggarakan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) pemkot Surabaya.

Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Potensi investasi di Surabaya dirasa sangat tinggi. Beberapa faktor  tidak luput menjadi pengaruh peningkatan investasi di Surabaya. Seperti perijinan yang kian mudah dengan adanya Surabaya Single Window (SSW) serta kebijakan-kebijakan Pemkot Surabaya dalam investasi, serta pengaruh kepala daerah juga menjadi daya tarik sendiri bagi para investor.

“Di Surabaya saya kira beliau (Wali Kota Risma) sering turun ke bawah. Berbagai kebijakannya itu bisa mampu meningkatkan investasi sebesar 20 persen,” kata Ketua Dewan Pariwisata Indonesia (DEPARI) Jatim Yusak Anshori

Yusak mengungkapkan, ada beberapa indikator lain yang menjadikan Surabaya layak menjadi tujuan para investor. Diantaranya yakni, kebutuhan pangsa pasar di Surabaya yang cukup besar, mencapai angka 3,2 juta.

Kedua, akses masuk Surabaya dinilai begitu mudah. Dan ketiga, lokasi Surabaya yang begitu ideal. “Berbagai pertimbangan itu menjadikan Kota Surabaya layak menjadi salah satu kota para investor,” ujarnya.

Sementara, Kasi Promosi Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Jawa Timur Isnugroho Sulistyono menambahkan saat ini investasi yang paling menonjol di Surabaya terdapat pada sektor jasa, baik perdagangan maupun jasa industri. Menurutnya, penempatan zonasi wilayah perlu dilakukan demi meningkatkan investasi di Surabaya.

“Dengan dibarengi penempatan zonasi daerah, saya kira Kota Surabaya menjadi suatu hal yang luar biasa untuk investasi,” terangnya. (ton)