Gresik, (bisnissurabaya.com) – Ribuan warga Gresik menyerbu perkebunan murah milik sebuah perusahaan pupuk terbesar di Indonesia. Dalam sekejap, 3000 buah melon segar, berbagai jenis sayuran ludes terjual. Selain petik sendiri dan harganya murah, juga sebagai ajang wisata.

Beginilah suasana ribuan warga Gresik saat mendatangi kebun percobaan milik BUMN. Ribuan warga ini rela antri berjubel sejak pukul 05.00 WIB. Padahal, petik buah dan sayuraan segar, baru digelar mulai Minggu (22/7) pagi kemarin. Namun, demi mendapatkan buah melon dan berbagai sayuran segar yang dipetik langsung dari kebunnya, ribuan warga ini rela antri menunggu selama dua jam lamanya.

Begitu pihak pengelola kebun percobaan memberi abah-abah dengan mengawali memetik buah melon, ribuan warga ini langsung merangsek masuk setelah petugas membuka pintu masuk. Bahkan, warga saling berdesakan demi mendapatkan buah dan sayuran segar. Seperti golden melon, kol atau kubis, brokoli, bayam hijau, bayam merah, dan terong.

Dalam sekejap, sekitar 15 menit 3000 buah golden melon dan berbagai jenis sayuran ludes habis dipetik warga. Banyak warga terpaksa pulang tanpa barang bawaan tidak kebagian buah dan sayuran karena datang terlambat. Seperti yang dialami Merinda, warga GKB Gresik ini hanya mendapatkan buah melon kecil.

Sementara, Lili, mengaku kecewa sudah datang jauh-jauh dari Sunda bersama ibunya justru tidak kebagian sama sekali karena bangun kesiangan. Pengelola Kebun Percobaan Petrokimia Gresik/PG, Islamiyah Arif Fauzan, petik buah digelar setiap tahun ini merupakan program rutin untuk meringankan beban masyarakat Gresik. Seriing mahalnya berbagai kebutuhan pokok di pasaran.

Membeli buah dan sayuran segar dengan memetik sendiri, sebagai edukasi sekaligus ajang berwisata. Petik bersama di Kebun Percobaan PG ini, kata dia, pihak pengelola tahun ini menyediakan 3000 buah golden melon dan berbagai jenis sayuran segar. Buah melon di Kebun Percoban hanya dijual Rp 13.000 per kg lebih murah dibanding harga di pasaran yang mencapai Rp 15.000 – Rp 20.000 per kg.

Sayuran, seperti kembang kol hanya dijual Rp 5.000 di pasaran Rp 10.000 – Rp 15.000 per kg. Sayur bayam merah, hijau, sawi dan terong dijual Rp 2.000 per ikat. Sedangkan di pasaran dijual Rp 5.000 per ikat. (bashoir/tv)