Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Karang Taruna/kartar dan sikap Bondo Nekat (Bonek) adalah dua hal berbeda. Walau keduanya memiliki sifat dan sikap dasar yang sama. Yakni, kepedulian dan kesetiakawanan.

Karang Taruna adalah organisasi sosial kepemudaan yang bertujuan membantu pemerintah menangani masalah sosial di masyarakat. Sedangkan bonek adalah nama suporter pendukung kesebelasan sepak bola Persebaya.

“Melalui Karang Taruna Bonek, kami ingin menerapkan sifat dan sikap dasar generasi muda arek Suroboyo yang terkenal blater, jujur, terbuka, dan berjiwa sosial,” kata Ketua Karang Taruna Bonek Eko Febri, kepada Bisnis Surabaya Selasa (17/7) kemarin.

Keberpihakan Karang Taruna Bonek kepada masyarakat Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) ditunjukkan melalui program programnya yang sederhana. Namun , nyata seperti penambalan jalan berlubang, penjualan baju bekas untuk dana sosial, menyelenggarakan Taman Bacaan Masyarakat, Mengedukasi kampung topeng dan membuka usaha warung kopi (warkop).

“Kami juga pernah melakukan pendampingan kepada tukang becak yang beberapa waktu lalu viral karena tukang becak tersebut memiliki uang tabungan di becaknya sekitar Rp 48 juta,” kata Febri, yang asli Ambengan Batu ini.

Untuk mengukur pencapaian dan kemajuan program kerja dibidang organisasi, Usaha Ekonomi Produktif (UEP), Usaha Kesejahteraan Sosial (UKS), dan Rekreasi Olahraga Kesenian (ROK), Karang Taruna Bonek mengikuti lomba karang taruna berprestasi yang dilaksanakan berjenjang mulai dari tingkat kota sampai tingkat nasional.

“Persiapan kami mengikuti lomba di tingkat Provinsi ini sudah 99 persen. Kami disuport penuh warga dan pihak kecamatan,” ujar Wakil Ketua Karang Taruna Bonek Achmad Cautsar.

Berbagai persiapan mulai dari administrasi sampai persiapan lapangan telah disiapkan. Termasuk partisipasi masyarakat berupa penyambutan dan penampilan stand produk unggulan Usaha Kecil Menengah Mikro (UMKM) yang ada di Kecamatan Tambaksari.

“Alhamdulilah, produk saya minuman teh rosella laris manis diborong teman teman karang taruna,” ujar pelaku UMKM teh rosella Icha Hadisa.

Camat Tambaksari, Achmad Mubarun, didampingi Sekretaris Kecamatan Maria dan seluruh Kepala Kelurahan se-Kecamatan Tambaksari tampak antusias mendampingi tim penilai dari Provinsi Jawa Timur/Jatim melihat dari dekat sekretariat Karang Taruna Bonek, kampung topeng, dan warung kopi bonek. (nanang)