Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Setiap tempat pasti punya sejarah bagi penghuninya. Apalagi tempat itu dihuni secara bersama-sama oleh banyak orang. Seperti pondok pesantren, rumah kos, ataupun asrama. Banyak cerita yang bisa didapatkan disana. Sebut saja cerita Bung Karno dengan rumah kos milik Hos Cokroaminoto di Peneleh. Ataupun Gus Dur muda dengan pondok pesantren tempat dia belajar bersama santri-santri yang lain.

Cerita suasana penuh keakraban dan kegembiraan pada masa lampau juga bisa kita dapatkan  dari Alumni Asrama Mahasiswa Bhinneka Tunggal Ika eks Blauran 57 A Surabaya. Dimana Soekarwo, muda pernah menjadi penghuninya. Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo, menyampaikan kenangan mendalamnya terhadap Asrama Bhinneka Tunggal Ika dan para alumninya.

Asrama Bhinneka Tunggal Ika telah memberikan pelajaran hidup dan sesuatu yang luar biasa bagi dirinya. Hubungan persaudaraan, kesetiakawanan, dan kebersamaan yang terjalin antar satu dengan lainnya sangat kuat hingga hari ini. “Alhamdulillah kita bisa menjadi manusia yang lebih baik daripada sebelumnya dan sekaligus bermanfaat bagi lainnya,” kata Gubernur Jawa Timur Dr. H Soekarwo kepada Bisnis Surabaya Minggu (15/7).

Didampingi teman seperjuangannya semasa di asrama, Pakde Karwo dalam kesempatan ini berkomitmen untuk terus berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk merenovasi gedung asrama saat ini menjadi lebih baik dan layak. “Kami punya rencana merenovasi asrama yang ada, dari dua lantai menjadi lima lantai, yang akan dipergunakam untuk lahan parkir, kamar asrama mahasiswa, ruang belajar hingga ruang pertemuan. Insyallah dengan bantuan dari teman teman, tahun 2019 akan bisa selesai dan rampung sehingga bisa di pergunakan,” jelas Gubernur asli Madiun ini.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Bhinneka Tunggal Ika Dr. Soebandi A. Sp. OG mengatakan, tujuan dari kegiatan temu alumni diantaranya untuk memperkuat tali silaturahmi antar kawan lama, seangkatan dan kawan yang lebih muda. “Kami setiap tahun, selalu mengadakan acara ini untuk mempererat tali persaudaraan diantara alumni yang dulu pernah tinggal di asrama,” ujarnya.

Para alumni mengucapkan terima kasih kepada Pakde Karwo yang telah banyak membantu, salah satunya melakukan renovasi gedung, hingga pemeliharaan gedung asrama.  Dahulu, asrama berada di Jl. Blauran no 57A, dan saat ini, di Jl. Mulyosari no 370 Surabaya. Acara reuni dan halal bihalal ke 60 tahun (1958-2018) alumni asrama Bhineka Tunggal Ika ini diselenggarakan di Gedung Negara Grahadi Minggu 15 Juli 2018. (nanang)