Lamongan, (bisnissurabaya.com) – Musim kemarau yang melanda sejumlah daerah di Lamongan, tak hanya membuat warga kesulitan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Tetapi, ratusan petani kesulitan mengairi irigasi.  Untuk mencegah tanaman mati lantaran kekurangan air, petani harus mencari air hingga beberapa kilometer.

Beginilah kondisi lahan pertanian milik petani asal Desa Randubener Kecamatan Kembangbahu Kabupaten Lamongan. Puluhan hektar lahan di wilayah ini mulai kesulitan mendapatkan air guna menyiram tanaman mereka. Saat sulit air, petani memilih beralih tanaman sayur-sayuran dari pada menanam padi lantaran menanam sayur, dirasa tidak membutuhkan banyak air.

Seperti yang dirasakan Suprayitno, salah satu petani asal Desa Randubener. Ia harus berjuang untuk mendapatkan air dengan menempuh jarak sejauh lima kilometer demi mengairi lahan mentimun, pertaniannya. Menurut dia, kondisi sulitnya mendapatkan air ini terjadi setiap tahun saat musim kemarau. Pembangunan sumber air serta saluran irigasi kini sangat dinantikan ratusan petani. Petani khawatir, jika sumber air telah kering petani terancam gagal panen. (bashoir/stv)