Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Ratusan mahasiswa asal Surabaya siap memantau dan mendampingi program dana desa yang dicanangkan pemerintah pusat. Bahkan dalam program ini, para mahasiswa dari Unusa Surabaya yang melaksanakan kuliah kerja nyata/KKN di Kecamatan Jabon Sidoarjo siap membantu kepala desa dalam membuat laporan dana desa.

Hal ini, untuk meminimalkan perangkat desa supaya tak terjerat kasus korupsi karena ketidak-sesuaian pedoman pembuatan laporan dana desa dengan implementasinya di lapangan.

Wakil Rektor Unusa Prof Kacung Marijan, mengatakan, program dana desa ini merupakan dana yang bersumber dari APBN yang diperuntukkan bagi desa yang ditransfer melalui anggaran belanja daerah kabupaten atau kota.

Dana ini, kata dia, digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat desa. Dana desa dialokasikan dari APBN berdasarkan pasal 72 ayat 1 huruf b undang – undangĀ  nomer 6, tahun 2014 tentang desa. (agung/stv)