Lamongan, (bisnissurabaya.com) – Musim  kemarau yang terjadi saat ini mengakibatkan ratusan warga di Kabupaten Lamongan mulai merasakan sulitnya mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Bahkan, warga terpaksa menggunakan air telaga yang kotor, menginggat tidak adanya sumber air.

Krisis air bersih yang terjadi di Lamongan beberapa bulan terakhir ini semakin memprihatinkan. Seperti yang dialami ratusan warga Kaliwates Kecamatan Kembangbahu Lamongan. Dengan membawa jirigen, warga terpaksa menempuh jarak ratusan meter dari rumah  menuju telaga desa untuk mendapatkan air yang sebenarnya tidak layak konsumsi.

Meski menyadari air didalam telaga kotor dan berwarna, namun warga tak ada pilihan lain. Pasalnya, sulit mendapatkan air bersih serta keringnya sumur warga saat kemarau. Seperti, sekarang ini membuat ratusan warga tak punya pilihan lain untuk mengkonsumsi air telaga.

Ironisnya, warga mengaku sulit mendapatkan air bersih ini sudah berlangsung selama hampir empat bulan terakhir yang disebabkan  sumur yang mulai mongering.

Karno dan Endang, dua warga setempat mengaku, air yang diperolehnya dari telaga ini dimanfaatkan  untuk kepentingan mandi maupun mencuci. Bahkan, sebagian warga memanfaatkan untuk minum dan memasak. Meski berlangsung setiap tahun, namun belum ada upaya bantuan droping dari Pemerintah Kabupaten/Pemkab Lamongan untuk meringankan beban warga. (bashoir/stv)