Festival layang-layang di Tulungagung Minggu (1/7). (Foto/nanang)

Tulungagung, (bisnissurabaya.com) – Siapa tak kenal layang-layang? Permainan yang terdiri sebidang rangkaian ruas bambu dipadu bahan kertas tipis ringan dengan menggunakan benang untuk menerbangkannya. Konon permainan layang-layang sudah dikenal se- seantero nusantara. Setiap daerah mempunyai bentuk dan gambar yang berbeda sesuai ciri khas masing-masing.

Saking populernya permainan layang-layang, Pak Kasur menulis lagu anak-anak yang berjudul layang-layang. “Kuambil buluh sebatang, kupotong sama panjang. Kuraut dan kutimbang dengan benang, kujadikan layang-layang”.

Festival layang-layang di Tulungagung Minggu (1/7). (Foto/nanang)

Memang ketika layang-layang sudah membumbung tinggi di cerahnya langit biru, akan terlihat sebuah indahnya seni. Karena disana akan terpampang aneka bentuk layang-layang yang menawan seperti naga, garuda, ikan, bahkan lampion.

Berpijak dari rasa ingin mengembangkan tradisi dan kearifan lokal berupa permainan tradisional ini, Minggu (1/7) kemarin, Perkumpulan Pekarya Layang Layang Indonesia Jawa Timur (Perkalin Jatim) menggelar Parade layang- layang yang diadakan di Pantai Bayem Tulungagung.

Festival layang-layang di Tulungagung Minggu (1/7). (Foto/nanang)

“Tujuannya, selain melestarikan seni budaya layang-layang dengan menciptakan kreasi baru, juga meningkatkan ekonomi kreatif bagi pelaku UKM setempat,” kata Pembina Perkalin Jatim Suharti, kepada Bisnis Surabaya, Minggu (1/7).

Kegiatan yang diikuti peserta dari berbagai kabupaten/kota di Jatim ini sangat menarik minat wisatawan nusantara maupun mancanegara. Karena dalam festival tersebut tidak hanya menampilkan layang-layang yang berbentuk 1 dimensi. Tetapi ada juga 2 dimensi dan 3 dimensi.

Suharti, yang juga anggota Komisi B DPRD Jatim ini berharap Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim membantu mengembangkan, melestarikan seni budaya layang-layan dengan mengadakan event tahunan seperti di Yogyakarta. (nanang)

Festival layang-layang di Tulungagung Minggu (1/7). (Foto/nanang)