Surabaya, (bisnissurabaya.com) – Bombastis. Proses pelaksanaan coblos ulang di TPS 49 Manukan Kulon berhasil dilaksanakan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) selaku penyelenggara pemilu wilayah Kota Surabaya, sesuai jadwal dan aturan yang telah ditetapkan. Dari 381 pemilih di TPS 49, hanya 212 yang menggunakan hak pilihnya, dengan perolehan suara Khofifah-Emil sebanyak 135 pemilih dan Gus Ipul-Puti 72 pemilih.

Yang istimewa dari pelaksanaan coblos ulang ini, ada 3 ketua fraksi yang turun langsung mengawal proses pelaksanaan coblos ulang ini. Ketua Fraksi Demokrat DPRD Surabaya Junaedi, menjadi saksi untuk pasangan calon (Paslon)  nomor urut 1. Sementara, Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Surabaya Sukadar, bertindak sebagai saksi untuk Paslon nomor 2.

Sedangkan Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya Pertiwi Ayu Khrisna, tampak hadir bersama Ketua Partai Demokrat Surabaya Ratih Retnowati, dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Hanura Surabaya Aries Sukoyono. Sedangkan dari penyelenggara pilgub, hadir komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya seperti Purnomo Satriyo Pringgodigdo, Nurul Amalia, dan Miftahul  Gufron.

Sedangkan dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Surabaya, hadir lengkap yaitu Ketua Panwaslu Surabaya Hadri Margo, dan dua anggota Panwaslu Lily Yunis, dan Novli Tysssen. “Coblos Ulang ini merupakan pelajaran bagi kita semua, bahwa semua penyelenggara harus lebih teliti dalam melaksanakan tugasnya. Untung KPU dan Paswaslu sudah merespon cepat,” ucap Sukadar kepada Bisnis Surabaya Minggu (1/7) kemarin.

Seperti diketahui, Coblos ulang ini bermula dari pasangan suami istri Kudori dan Sulicha, warga Krajan 4 no 35 yang melakukan coblos 2 kali di TPS yang berbeda di TPS 49 Manukan Kulon dan TPS 09 Manukan Wetan. Mereka menggunakan surat panggilan (form C6) milik tuan rumah tempat mereka mengontrak. Sehingga Panwaslu merekomendasikan untuk dilakukan coblos ulang.

“Kedepan, supaya dipastikan jumlah suara sah dan jumlah suara tidak sah harus sesuai dengan jumlah pemilih yang hadir dengan mengacu pada daftar hadir pemilih (form C7),’’ tambah ketua Badan Pemilu Saksi Nasional (BSPN) PDI Perjuangan Kota Surabaya ini.

Sementara itu, Komisioner KPU Surabaya Nurul Amalia, mengatakan, secara umum pelaksanaan coblos ulang di TPS 49 berjalan lancar tanpa ada kendala dan masyarakat juga tidak merasa diberatkan dengan adanya coblos ulang. (nanang)