Terang Bulan Crispy, Bisnis Terang Benderang

1054

(bisnissurabaya.com) – Siapa tak kenal terang bulan? Makanan yang dimiliki nama lain martabak manis ini terbuat dari adonan tepung dan gula yang dipanggang di wajan bulat. Kemudian diberi tambahan gula, meses ceres, irisan kacang, keju dan variasi lainnya.

Adalah Hendro Murwanto, pria kelahiran Surabaya, 13 Juni 1978 ini mampu menangkap peluang bisnis dari manisnya terang bulan. Dia berhasil menciptakan produk terang bulan crispy  dalam kemasan yang merupakan produk baru di pasaran.

Sebelum menekuni bisnis terang bulan crispy, alumni SMK PGRI 1 Surabaya adalah seorang chef di De Crepes 99 yang memegang resep, dia bertanggung jawab area Surabaya, Makasar, Bali, Kalimantan, dan Malaysia. Kemudian pada 2005 dia berhenti  dan bekerja lagi sebagai marketing Mayora untuk produk Vitazone. Kemudian dia pindah lagi di perusahaan Unilever dan Arnot, masing- masing selama enam bulan.

Pada 2007 Hendro menikah dengan Triana Ayu. Namun, pada 2008 dia kembali berhenti bekerja. Disela-sela masa menganggur dia menciptakan produk terang bulan crispy seharga Rp 6.000 untuk dititipkan di kantin sekolah. Antara lain, Petra, Gloria, Santa Louis, Santo Yosef Internasional, Kita Berkat, Kita Hati, dan Ciputra.

“Pertama  saya membuat 15 biji, terus order berkembang menjadi 30 biji per kantin sekolah. Saat ini sudah mencapai 200 biji per hari,” kata Owner Terang Bulan Crispy Hendro Murwanto, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu.

Untuk mengembangkan usahanya, laki-laki yang juga pebisnis minyak wangi ini bergabung dalam wadah Usaha Kecil Menengah (UKM) Best Kreatif dan program Pejuang Muda (PM) yang diselenggarakan tiap hari Sabtu di Kapas Krampung Plaza. Melalui program yang digagas Walikota Surabaya tersebut dia mengikuti berbagai pameran seperti Mlaku-mlaku Nang Tunjungan, dan roadshow di kecamatan.

“Alhamdulilah omset saya sekarang mencapai Rp 25 juta per bulan, dan produk saya pernah mendapat penghargaan 15 penjualan terbaik saat pameran,” terang bapak dari Hapsari dan Hena ini. (nanang)