Rujak Cingur Zaman Now ala Arfiani

174

(bisnissurabaya.com) – Siapa warga Surabaya yang tak mengenal rujak cingur ? Makanan yang terdiri dari irisan lontong, tahu goreng, tempe goreng, cingur sapi, aneka irisan buah, sayur rebus, dan disiram dengan bumbu dasar petis ini benar-benar menjadi kudapan favorit yang selalu dicari tidak hanya warga Surabaya saja, tetapi juga  wisatawan.

Arfiani Martha, yang tinggal  Manukan Ranu, Surabaya, kelahiran Surabaya, 20 Maret 1979 adalah salah seorang dari pengusaha rujak cingur  sejak turun temurun. Mulai dari nenek, ibu, dan mertuanya semuanya  berjualan kuliner legendaris ini. Rujak cingur buatan Arfiani tidak hanya terkenal enak rasanya, tetapi juga bersih dan murah. Tak heran pada saat Arfiani memutuskan untuk beralih profesi dari yang semula berjualan pangsit mie dan bakso menjadi penjual rujak cingur dirumahnya, dagangan rujak cingurnya pun laris manis.

“Rujak cingur Ibu Arfiani rasanya pas, cingurnya enak  empuk, penyajiannya bersih dan harganya murah hanya 15.000,“ ujar Moestar Affandi, salah satu pembeli. Sebagai alumni desain interior Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS), Arfiani, mempunyai pemikiran dan terobosan baru dalam berjualan rujak cingur. Jika selama ini penjual rujak cingur selalu identik dengan perempuan tua yang mangkal, maka untuk merubah image tersebut Arfiani melakukan terobosan menjual rujak cingur secara online dan keliling berjualan dengan menggunakan mobil.

Dengan menggunakan mobil minibus yang sudah dilengkapi dengan alat – alat untuk memproduksi rujak cingur seperti cobek , dan berbagai wadah plastik tupperwere tempat menyimpan bumbu serta bahan,  Arfiani keliling di Area Surabaya Barat menjemput pelanggan dan mengantar pesanan. “Setiap hari open purchasing order (po) minimal 15 orang melakukan pemesanan, mereka rata- rata melakukan  repeat order atau pemesanan kembali,” kata Arfiani kepada Bisnis Surabaya.

Kedepan Arfiani ingin mengembangkan usaha miliknya dengan menambah fasilitas tenda dan kursi supaya bisa membuat pembeli lebih nyaman dalam menikmati rujak cingur dagangannya. (nanang)