(bisnissurabaya.com) – Jalan hidup manusia tak ada yang tahu. Contohnya Adhi Wicakasana, yang lulusan Jurusan Bangunan Air STM Pembangunan Negeri Surabaya dan melanjutkan di Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ini pada akhirnya tak lagi bergelut dengan spesi. Yaitu adukan semen dengan pasir. Tetapi justru menggeluti adonan tepung dan susu yang merupakan bahan adonan risol.

Memang menjadi pengusaha risol mayo bukanlah satu satunya pekerjaan yang pernah dijalani oleh Adhi Wicaksana, dia pernah bekerja sebagai tenaga administrasi dan tenaga security di perusahaan securior. Terakhir dia bersama teman – temannya berusaha dibidang rent car atau persewaan mobil.

“Saya sering melayani menyopiri Menteri Kelautan Dan Perikanan  Susi Pudjiastuti, Kalau beliau pas  lagi di Surabaya,” kata Adhi kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Suatu ketika untuk memberikan suguhan  jamuan pada acara yang diselenggarakan dirumahnya, Retnaningdyah, istri Adhi membuat risol mayo sebagai kosumsi hidangan. Rupanya tamu yang hadir sangat menyukai risol mayo buatan istrinya tersebut, dan dalam waktu singkat makanan tersebut ludes laris manis.

“Sejak saat itu istri saya banyak menerima pesanan dari tetangga,” ujar ayah dari Alfisyahr, Fatima, dan Numa ini. Untuk menjamin rasa risol mayo buatannya , Adhi tidak hanya menggunakan bahan – bahan kualitas premium berstandard internasional seperti tepung, susu, coklat. Tetapi dia juga melakukan uji coba terhadap risol mayo milik competitor yang sedang viral di media sosial.

“Alhamdulilah banyak menyukai risol buatan saya, mungkin bahan premium yang saya gunakan ada pengaruhnya,” jelas Adhi yang juga aktifis organisasi sosial Gemes yang bergerak di pendidikan anak. Saat ini, varian produk buatan Adhi mengalami banyak perkembangan. Ada risol mayo isi smoked beffplus telur keju, risol mayo isi sosis sapi plus telur keju, risol mayo isi sosis sapi plus keju, risol isi dging durian, risol isi clappertart, risol isi pisang coklat, klapertart, machorin scotel, chese cake, dan salad buah. Selain shotel dan salad buah yang made by order, semuanya distock olehnya.

“Kedepan saya ingin konsen pada perijinan dan perbaikan kemasan untuk mengimbangi rasa,” jelas Adhi. (nanang)