Tuban,(bisnissurabaya.com) – Operator Minyak dan Gas Bumi (Migas) Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) selama 2017 berhasil meningkatkan Zerro Accident. Sehingga, operator migas Sumur Migas  Mudi, Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban itu berhasil mendapatkan  penghargaan Patra Nirbhaya Karya Utama dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Komitmen meningkatkan Zerro Acciden itu berbuah manis.

Penghargaan itu merupakan kado JOB PPEJ sebelum meninggalkan Mudi. Sebab, kontrak kerjasama pengelolaan migas di wilayah Tuban itu berakhir pada Pebruari 2018 tahun ini.

Penghargaan itu disampaikan saat peringatan Bulan K3 Nasional 2018 yang digelar di lapangan Mudi Pad B JOB PEJ yang diikuti para karyawan.

“Hari ini selain kita melakukan upacara rutin   juga melakukan acara  pembukaan peringatan Bulan K3 yang berlaku secara nasional. Ini adalah satu titik poin kita untuk selalu mengkampanyekan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3),” kata Mirza, Manager Health Safety Environment (HSE) JOB PPEJ,   Soko Tuban pekan lalu.

Selama ini sebagai Operator Migas di lapangan Mudi dan Sukowati, JOB PPEJ telah menerapkan sistim manajemen keselamatan dan kesehatan kerja dengan baik. Sehingga selama tahun 2017  tidak sampai terjadi adanya gangguan akibat kecelakaan kerja yang signifikan di lingkungan operasi kegiatan JOB PPEJ.

“Jadi untuk tahun 2017 kita mendapatkan penghargaan jam kerja selamat tanpa kecelakaan di atas sepuluh juta jam kerja dari Dirjen Migas. Namanya penghargaan Patra Nirbhaya Karya Utama,” jelas Mirza.

Menurutnya, penghargaan tersebut dapat diraih oleh JOB PPEJ berkat kerja keras semua karyawan serta kesadaran dari para karyawan yang selalu mengutamakan K3 dalam setiap kegiatan operasi. Pasalnya selama ini perusahaan juga selalu mengkampanyekan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja seebagai kebutuhahan sehingga menjadi suatu budaya.

“Artinya untuk mendapatkan penghargaan jam kerja selamat ini kita juga terus mengkampanyekan dan mengimplementasikan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja dengan baik. Keselamatan dan kesehatan kerja ini sudah menjadi kebutuhan dan budaya di tempat kerja kita,” paparnya.

Selain mendapatkan penghargaan dibidang keselamatan kerja, pada tahun 2017 JOB PPEJ juga mendapatkan penghargaan Proper Hijau 2017 yang merupakan pertama kalinya. Hal itu membuktikan bahwa selama ini JOB PPEJ telah melakukan operasinya dengan tetap menjaga lingkungan hidup.

“Terkait dengan penghargaan Proper Hijau, artinya kita telah melakukan upaya-upaya untuk menjaga lingkungan hidup dan pengelolaan comunity development dan CSR. Sehingga kegiatan operasi kita tidak berdampak terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar wilayah operasi,” pungkas Mirza. (oso)