Rejeki Menyembur dari Bahan Tali Kur

875

Sidoarjo,(bisnissurabaya.com) – Setiap wanita pasti selalu ingin tampil cantik dihadapan semua orang. Keberadaan tas sebagai asesoris penunjang sangat digemari oleh para kaum hawa itu. Banyak wanita mengoleksi tas dan acsesoris lainnya lebih dari satu buah. Karena mereka selalu memadupadankan tas dengan gaun  dan sepatu yang dikenakannya.

Peluang tersebut ditangkap oleh Ririen Ariyani. Sudah 3 tahun ini  dia mengembangkan usaha pembuatan  tas perempuan. Tas buatan Rini memiliki keunikan tersendiri, bahan  tas dari tali kur disulam kemudian dipadu padankan warna dan motifnya. Sehingga menghasilkan tas cantik yang eklusif sesuai  keinginan pelanggan

Pemilihan bahan tali kur diilhami oleh kenangan semasa sekolah,  Ririen aktif dalam kegiatan Pramuka. Hampir setiap minggu dia diajari kegiatan tali temali menggunakan tali kur yang merupakan kelengkapan wajib anggota Pramuka

Waktu pembuatan tas berbahan tali kur menghabiskan waktu sekitar 3 hari, bergantung pada tingkat kerumitan pembuatan tas.  Biasanya para pekerja menentukan sendiri besarnya tarif ongkos pembuatan tas tersebut.

Melalui bendera Bies Craft tas cantik buatan Ririen biasanya dipatok dengan harga rupiah sampai 500 ribu 300 ribu rupiah, dipasarkan secara online di facebook dan Instagram  juga secara  offline di gallery Dekranasda Jawa Timur di jalan Kedungdoro.

Omzet yang dihasilkan oleh Ririen dari usaha pembuatan tas etnik berbahan tali kur ini mencapai 20 juta rupiah sampai 25 juta rupiah perbulan. “ Saya sangat senang sekali   bisa menyalurkan hobi pembuatan tas etnik menjadi sumber penghasilan tersendiri “ ujar Ririen kepada Bisnis Surabaya

Di Workshopnya di daerah Sidoarjo,  selain membuat tas cantik dari tali kur, Ririn  juga mengembangkan  produk lain seperti ,kerajinan berbahan belacu, acsesosris, produk home décor. (nanang)