(bisnissurabaya.com) – Sepanjang 2017 (periode OLE10 RTC berlangsung), volume transaksi multilateral kontrak berjangka OLE10 tumbuh 137 persen relatif  terhadap 2016. Ini merupakan indikasi efektivitas program kompetisi OLE10 yang berlangsung dalam 4 periode konsekutif sepanjang 2017.

Dirut JFX Stephanus Paulus Lumintang, menyatakan, optimismenya melalui 2018 dengan segala tantangan yang akan dihadapi. Dari sisi pengembangan usaha baik dari ranah domestik maupun global, khususnya yang terkait dengan tren perkembangan harga dan volume transaksi diindustri PBK.

Direktur Eksekutif Aspebtindo Chrisnawan juga menyampaikan apresiasinya kepada para anggota asosiasi yang telah berupaya dan berkontribusi dalam tumbuhnya transaksi multilateral di tahun 2017 (relatif terhadap 2016).

Pejabat Kepala Biro Bappebti Darmayugo menyampaikan urjensi pentingnya strategi PBK yang efektif dalam rangka meningkatkan volume perdagangan melakui perbaikan best-practices dalam aktivitas marketing para pialang, tanpa melanggar aturan yang berlaku.

Dengan strategi tersebut diharapkan total kue pasar akan bertumbuh dan bertambah. Aspek Fintech juga turut menjadi sorotan sebagai bagian yang integral dalam pengembangan transaksi industri PBK. (bw)