(bisnissurabaya.com) – Pesta demokrasi rakyat Jawa Timur (Jatim) diambang mata. Ada dua pasangan calon gubernur (Cagub) dan cawagub. Yakni, pasangan Khofifah Indar Parawansa – Emil Elestianto Dardak serta Gus Ipul – Puti Guntur Soekarno telah resmi mendaftar sebagai pasangan calon (paslon) cagub dan cawagub Jatim 2018 mendatang.

Jelang injury time, Khofifah – Emil mendapat tambahan dukungan dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Dukungan yang diberikan di hari terakhir pendaftaran KPU tersebut diserahkan di Pondok Pesantren Ammanatul Ummah, Surabaya, Rabu (10/1/2018). PAN sendiri memiliki 7 kursi di DPRD Jatim sehingga total dukungan yang dimiliki Khofifah – Emil sebanyak 42 kursi.

Dengan dukungan dari PAN dan PKPI, pasangan Khofifah-Emil ini mendapatkan dukungan dari tujuh partai. Sebelumnya, lima partai sudah menyatakan dukungan kepada pasangan ini, yakni Demokrat (13 kursi), Golkar (11 kursi), PPP (5 kursi), NasDem (4 kursi), dan Hanura (2 kursi).

“Tentu saja dukungan ini menjadikan saya dan Mas Emil semakin optimistis bisa memenangkan kontestasi politik lima tahunan ini. Insya Allah,” ungkap Khofifah seusai pendaftaran paslon peserta Pilkada Jatim. Khofifah – Emil datang di hari terakhir pendaftaran paslon peserta Pilkada Jatim. Sesuai jadwal Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim, proses pendaftaran paslon peserta pilkada Jatim dimulai tanggal 8 hingga 10 Januari 2018.

Pasangan yang diusung Partai Demokrat, Golkar, PAN, PPP, Nasdem, dan Hanura dan PKPI tersebut datang ke kantor KPU dengan dikawal seluruh partai pengusung, ribuan kader, relawan dan simpatisan pendukung. Bahkan diantara relawan sudah ada yang bermalam di kantor KPU. Pasangan tersebut datang ke KPU dengan menggunakan bus.

“Alhamdulillah dukungan kepada kami terus mengalir. Dengan mengucapkan Bismillah, kami juga memohon doa restu dari seluruh masyarakat Jawa Timur semoga semua proses berjalan lancar, aman dan damai,” ungkap Khofifah. Khofifah menginginkan, pilkada serentak yang juga dilaksanakan di Jawa Timur bisa diikuti oleh seluruh warga Jatim. Tidak ada satupun warga negara yang terciderai hak konstitusionalnya. Tahun 2018, Pilkada Serentak dilaksanakan di 171 daerah yang terdiri dari 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten.

“Besar harapan kami proses demokrasi di Jawa Timur bisa berjalan dengan baik dan aman tanpa dinodai oleh aksi maupun tindakan tercela lainnya yang dapat merusak esensi demokrasi itu sendiri,” tutur Khofifah. Sementara itu, Emil Dardak dalam orasinya mengaku yakin jika duet dirinya bersama Khofifah Indar Parawansa mampu membawa perubahan dan kesejahteraan bagi masyarakat Jawa Timur.

“Insya Allah kami mampu dan sanggup melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di Jawa Timur,” imbuhnya. Sebagai peserta bakal paslon cagub – cawagub Jatim 2018 , Gus Ipul dan Puti didampingi tim pemenangan dan empat partai pengusung serta ribuan masa pendukung. Partai yang solid mengusung Gus Ipul dan Puti antara lain, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerinda) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Setelah mengikuti proses pendaftaran di KPU Jatim, Gus Ipul mengatakan bahwa dirinya dengan Puti Guntur Soekarno ditakdirkan bersama-sama untuk mengikuti pilihan gubenur Jatim 2018 mendatang. “Dan ini benar-benar takdir yang tidak bisa dibayangkan,” katanya.

Dalam pendaftaran hari terakhir ini, Gus Ipul menyampaikan terimakasih kepada PDI-Perjuangan, PKB, PKS dan Partai Gerinda yang telah mengusung mereka berdua. (lely)