Malang,(bisnissurabaya.com) – Wilayah pertambangan di Kabupaten Malang merupakan salah satu potensi yang cukup menonjol. Hal itu dikarenakan dekatnya berbagai bahan tambang dengan permukaan bumi yang ada di Kabupaten Malang.

Maka tidak mengherankan jika di wilayah ini memiliki tambang yang potensial. Jika dikelola dengan baik, akan mampu mendorong pertumbuhan pada sektor perindustrian maupun sektor lainnya.

“Peran Kepala Desa sangat penting untuk menjaga lingkungan hidup di wilayah masing-masing,” ungkap Wakil Bupati (Wabup)  Malang, Drs H.M Sanusi saat membuka Sosialisasi Peran Kepala Desa dalam Upaya Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup Wilayah Potensi Tambang di Pendopo Kabupaten Malang, Jl. Panji 158 Kepanjen, Kamis (28/12).

Wabup didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Malang, Drs. Prihadi Waskito, MM.  Hadir pula jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang serta para narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, Polres Malang, Dirut Tata Pemerintah Jawa Timur dan Akademisi Universitas Brawijaya.

Sanusi, begitu sapaan akrab Wabup juga menyampaikan  Kepala Desa haruslah berperan aktif apabila di daerahnya ada aktivitas pertambangan. “Saya berharap kepada Kepala Desa untuk terus berperan aktif apabila di daerahnya terjadi atau ada aktivitas pertambangan yang dilaksanakan oleh siapapun. Tiga pilar desa yakni Babinsa, Babinkamtibmas dan Kepala Desa wajib menanyakan berkaitan dengan perijinan kegiatan pertambangan tersebut,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan  pentingnya menjaga lingkungan hidup  merupakan salah satu program utama Bupati Malang, Dr. H Rendra Kresna diantaranya pengentasan kemiskinan, pelestarian lingkungan hidup dan optimalisasi wisata di kabupaten Malang. Untuk itu, Wabup berharap para peserta sosialisasi dapat mengikuti dan memahami materi yang disampaikan oleh narasumber pada acara sosialisasi tersebut.

Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Sumber Daya Alam, Ir Dwi Siswahyudi, MT  selaku penyelenggara menyampaikan tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup di wilayah tambang.  Serta Kepala Desa bisa menjaga dan mengoptimalkan terhadap kualitas pengelolaan lingkungan hidup akibat eksploitasi tambang di wilayah masing-masing.

Sedangkan sasaran yang ingin dicapai adalah upaya peningkatan kualitas lingkungan hidup agar wilayah pedesaan terjaga kelestariannya demi kehidupan yang berkelanjutan. “Serta hasil dan manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini adalah Kepala Desa yang wilayahnya memiliki potensi tambang bisa lebih paham  pentingnya peran masyarakat pada kelestarian hidup, serta eksploitasi wilayah tambah di Kabupaten Malang dapat diminimalisir,” pungkasnya. (er/yuli/bala)