(bisnissurabaya.com) – Sabun cair multiguna produk asli Surabaya. Kegiatan mandi dan mencuci merupakan kegiatan rutin sehari-hari yang dilakukan setiap orang. Penggunaan sabun dan sampoo untuk mandi dan mencuci terkadang menjadi masalah tersendiri bagi ibu-ibu. Karena ibu harus mengeluarkan uang untuk membeli macam-macam sabun mulai sabun mandi, sabun wajah, sabun cuci baju, sabun pewangi pakaian, sabun pelembut pakaian sabun cuci piring, sabun untuk mengepel dan membersihan lantai.

Suatu ketika Anik Asih, seorang ibu yang pulang dari belanja aneka sabun di sebuah mini market mengeluh kepada anaknya Endro Dwi Wibowo, yang lulusan jurusan  Kimia Industri STM Pembangunan Negeri Surabaya, bahwa dia harus mengeluarkan banyak uang hanya untuk membeli sabun.

Sebagai seorang lulusan kimia industri, keluhan ibunya ini merupakan sebuah tantangan tersendiri. Akhirnya dengan berbekal ilmu yang dia pelajari selama di STM Pembangunan, dia melakukan berbagai percobaan. Rupanya, usahanya ini mendapatkan hasil. Dia berhasil membuat produk sabun cair untuk berbagai keperluan.

Sabun cair multiguna buatan Endro, tidak hanya digunakan sendiri oleh ibunya. Tetapi juga di pasarkan kepada ibu-ibu tetangga pada saat kegiatan arisan PKK. Dan sabun buatan Endro-pun mulai dikenal dan memiliki pelanggan tersendiri di rumahnya di kawasan Rungkut Surabaya.

Ridwan Mubarun, Camat Rungkut waktu itu mendengar keberadaan sabun buatan Endro, dia mendorong Endro, untuk memproduksi massal sabun tersebut dan memfasilitasi untuk ikut kegiatan pameran Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda yang akan digelar Pemerintah Kota Surabaya mewakili Kecamatan Rungkut.

Endro, mulai memproduksi massal sabun cuci buatannya. Dia menciptakan varian multiguna liquid deterjen, sampoo mangrove, sabun cuci piring, softener. Sabun itu dikemas dalam botol yang menarik dengan ukuran 330 mili liter dan 500 mili liter. Sebagai wujud kebanggaannya kepada Kota Surabaya, Endro memberi nama merek sabun ciptaannya tersebut “AS“ yang artinya “Arek Suroboyo”

Sabun AS di pasarkan Endro dengan pola pemasaran dititipkan di toko, melalui reseler, dan sistim penjualan online. Omzet yang didapatkan pun tebilang lumayan bisa mencapai Rp 4 juta per bulan.

Kesadaran untuk hidup sehat yang tumbuh di masyarakat juga berdampak mengangkat penjualan sabun AS, Karena sabun AS buatan Endro menggunakan bahan organic yang ramah lingkungan.dan tidak mengandung phospat.

“ Sabun AS utamanya Sabun kecantikan mangrove ini sangat laris karena tidak mengandung merkuri, berfungsi meremajakan kulit, menghilangkanflek hitam, mengkontrol kadar minyak, mencerahkan warna kulit” Jelas Endro yang juga seorang  gitaris.

Saat ini Endro juga aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat melalui pelatihan kewirausahaan yang didakan oleh Pemerintah Kota Surabaya pada kegiatan Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda. Dia tidak pelit untuk membagikan ilmunya tentang cara membuat sabun. (nanang)