(bisnissurabaya.com) – Hingga akhir 2017, jaringan 4G sudah menjangkau 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur (Jatim). Hanya saja, populasinya baru terjangkau 90 persen. Padahal, ada 2.300 BTS 4G yang tersebar diseluruh Jatim. Sisanya 10 persen, masyarakat yang tinggal di pinggiran/pelosok kota akan terjangkau pada awal 2018.

‘’Yaaa…., di Jatim masyarakat yang tinggal di pinggiran saja yang belum terjangkau sampai akhir 2017 ini,’’ kata General Manager Sales Operation East Java XL Axiata East Region, Hiasinta H Paembonan, kepada Bisnis Surabaya saat menyampaikan kesiapan jaringan menghadapi momen libur panjang Natal dan Tahun Baru 2018 di Hotel Bumi, pekan lalu.

Bila di Jatim hanya tersisa 10 persen khususnya masyarakat yang hidup di pinggiran/pelosok desa yang belum menikmati jaringan 4G, tidak demikian dengan Pulau Bali. Masyarakat di Pulau Seribu Pura ini lebih beruntung. Karena jaringan 4G sudah 100 persen dapat dinikmati masyarakat Bali dengan dukungan 900 BTS 4G.

Tentang kesiapan Natal dan Tahun Baru 2018, pihaknya menyiagakan tim yang siap 24 jam. Baik di pusat pemantauan jaringan, maupun di lapangan. XL berkomitmen menjaga kualitas layanan tetap prima agar pelanggan bisa menikmati layanan telekomunikasi, internet serta data maksimal sepanjang libur akhir tahun.

“Pada setiap momen liburan Natal dan Tahun Baru biasanya kenaikan trafik terjadi di area tertentu saja. Antara lain, pusat keramaian di perkotaan dan lokasi wisata. Meski begitu kami akan memantau secara terus-menerus semua area dan semua wilayah layanan XL Axiata sehingga kami bisa bergerak cepat jika terjadi sesuatu,” tambahnya

Menurut dia, infrastruktur jaringan milik XL yang ada saat ini masih mampu melayani kemungkinan kenaikan trafik semua layanan  terutama data. Sekaligus menjaga kualitas khususnya di area East Region. Infrastruktur jaringan XL di East Region menjelang penutupan 2017 ini telah mencapai lebih dari 3.600 BTS 4G yang mencakup Jatim, Bali dan Lombok.

Untuk BTS 3G sendiri XL Axiata sudah membangun lebih dari 5.250 yang mencakup Jatim, Bali, Lombok dan Sumbawa serta Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain itu XL juga mulai melakukan ekspansi ke area bagian timur yaitu Sumbawa dan NTT.  Untuk area Sumbawa dan NTT target di 2018 rencananya akan terjangkau juga dengan layanan 3G/4G yang lebih luas.

Untuk Sumbawa target  layanan 3G/4G ada di lima kota serta akan melayani sekitar 85 persen total populasi.  Untuk NTT, layanan 4G akan melayani Kupang, Labuan Bajo dan Maumere. Sementara itu, layanan 3G/4G ditargetkan akan menjangkau 80 persen area NTT.  Di Provinsi ini XL berencana membangun lebih dari 400 BTS 3G/4G hingga 2018.

Rencana ekspansi ini sejalan dengan terus bertumbuhnya jumlah pelanggan di east region.  Sampai dengan November lalu jumlah pelanggan XL sudah mencapai lebih dari 16 Juta. 60 persen diantaranya adalah pengguna data, jumlah pelanggan ini mengalami kenaikan sebesar 27,9 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama 2016.  Untuk revenue data mengalami kenaikan sebesar 34,1 persen di periode yang sama, hal ini disebabkan kenaikan traffic data sebesar 57 persen. (bw)