(bisnissurabaya.com) – Berbagi itu indah, yang mampu membantu mereka yang kurang beruntung. Kodim 0818 / Malang Batu mengadakan bhakti sosial  dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika TNI AD dan HUT Kodam V / Brawijaya.

Wakil Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, MM hadir pada acara Bhakti Sosial Kodim 0818 / Malang Batu ini. Kegiatan diselenggarakan  di Mako Kodim 0818 / Malang Batu di Kota Kepanjen, Kamis (14/12).

Kegiatan ini digelar Kodim 0818 / Malang Batu dan juga dihadiri Komandan Komando Resort Militer (Korem) 083 / Baladhika Jaya, Kolonel Inf Bangun Nawoko ini bertujuan membantu masyarakat kurang mampu dan beruntung sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Pak Sanusi, sapaan akrab Wabup menyambut hangat dan memberi apresiasi luar biasa unutk  Kodim 0818 / Malang Batu dibawah komandan Letkol Inf Ferry Muzawwad Sip yang telah menggelar kegiatan bhakti sosial tersebut. Ia menilai, kegiatan ini sangat bermanfaat, khususnya  bagi mereka yang menerima.

Bhakti sosial ini dikemas dengan kegiatan khitanan massal masyarakat miskin dan anak yatim piatu, pembagian sembako kaum duafa, donor darah, cek kesehatan gratis dan bantuan bagi difabel. Khusus  difabel tersebut meliputi pemberian kursi roda, tongkat kruk, mesin obras, mesin jahit dan modal usaha.

”Ini sebuah kegiatan luar biasa. Atas nama Pemkab Malang, saya sampaikan terima kasih kepada Korem 083 / Baladhika Jaya dan Kodim 0818 / Malang Batu serta bagi pihak-pihak yang membantu dan mendukung kegiatan bhakti sosial ini. Di depan, Pemkab besama Kodim 0818 / Malang Batu juga punya program TMMD dan bedah rumah. Pak Bupati Malang, tiap tahun mengagendakan program bedah rumah sebanyak 5 ribu rumah,” terang Wabup Sanusi.

Lebih lanjut dijelaskan  dari kegiatan bhakti sosial ini sesuai kodrat manusia, Allah SWT akan memberikan balasan yang lebih bagi penyelenggara. Dikatakan Wabup, siapa yang banyak membantu akan dibantu Allah SWT. Pasalnya, Allah akan membantu umatnya atas kesulitannya dan kemauannya. Dan, siapa yang akan memberikan manfaat kepada banyak orang lain, maka akan menjadi orang yang terbaik.

Terpisah, Komandan Korem 083 / Baladhika Jaya, Kolonel Inf Bangun Nawoko mengaku, sejatinya dirinya tidak senang mengadakan acara bhakti sosial seperti ini. Kenapa? Dikatakannya, bangsa Indonesia ini sudah merdeka selama 72 tahun. Dulu, para pendiri bangsa ini cita-cita satu yakni negeri gemah ripah loh jinawi dan damai. Namun kenyataannya  yang hadir masih harus berbagi dengan saudara yang tidak seberuntung lainnya.

”Namun hal yang membuat saya bahagia, bahwa kegiatan ini tidak sekadar memberikan bantuan dan sumbangan, namun untuk mengajak saudara lebih mandiri, bediri diatas kakinya sendiri. Saya yakin mereka punya semangat untuk itu sehingga apa yang dilakukan Dandim serta para pendukung kegiatan dan warga Malang raya akan bermanfaat,” ujarnya.

Nawoko yakin, kegiatan ini sebuah sinergi yang luar biasa dan indah. Ia berharap mudah-mudahan mampu memberikan manfaat dan  ada rasa syukur bagi penyelenggara, bahwa diberikan Allah  kehidupan yang lebih baik dan beruntung dibanding rekan-rekan lainnya. Ia juga menginformasikan, pihaknya baru menyelesaikan program untuk operasi katarak sebanyak 1100 orang yang dipusatkan di RS Soepraun dan RS Jember.

”Program ini sungguh luar biasa karena operasi katarak ini begitu mahal sekali rata-rata operasi satu mata itu biayanya Rp 10 juta. Tetapi angkatan darat tidak pernah menghitung dan melihat berapa besar biayanya namun melihat di ujung sana dan kampung-kampung masih ada saudara kita yang membutuhkan bantuan untuk operasi. Kita bisa melihat ekspresi dari mereka yang luar biasa usai menyelesaikan operasi katarak. Demikian sebelumnya, kita menggelar operasi bibir sumbing yang kemudian mampu membuat saudara kita yang kurang beruntung kini semakin bersemangat dalam menjalani hidupnya,” tambah Nawoko. (bala/yuli)