Surabaya,(bisnissurabaya.com) – Mulai bertaring. Itulah yang ada pada Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Managemen Kepelabuhanan (STIAMAK) Barunawati Surabaya. Sebab, perguruan tinggi anak perusahaan dari Pelindo III ini mulai diperhitungkan. Selain banyak perusahaan dan stakeholder kepelabuhanan, bank pemerintah mulai meliriknya. Misalnya, Bank Jatim Cabang Perak memberi beasiswa kepada tiga mahasiswa berprestasi masing-masing Rp 5 juta per orang. Selain Bank Jatim, juga Kopertis VII memberi beasiswa kepada tujuh mahasiswa.

Ketua STIAMAK Surabaya, Iwan Sabatini, mengatakan, tiga tahun terakhir keberadaan perguruan tinggi khusus kepelabuhanan ini mengalami peningkatan yang signifikan. Sebab, mata kuliah yang diberikan kepada mahasiswa menyangkut administrasi bisnis kepelabuhanan. Bahkan, tahun ajaran baru 2018/2019 akan membuka konsentrasi bidang bisnis logistik.

Ketua STIAMAK Surabaya, Iwan Sabatini

‘’Konsentrasi bidang bisnis logistic ini atas permintaan dari stakeholder, seperti perusahaan yang tergabung dalam INZA Surabaya dan perusahaan forwading. Mereka bilang tenaga logistic banyak dibutuhkan,’’ kata Iwan Sabatini, yang didampingi Ketua Yayasan Barunawati Biru Surabaya (YBBS), Drs Taryono Rogosuwito, MM., dan Kepala Bank Jatim Cabang Perak, Sri Handayani Wilujeng, disela penyerahan beasiswa dari Bank Jatim kepada mahasiswa berprestasi 2017 STIAMAK Barunawati Surabaya, Kamis (21/12) siang.

Menurut dia, pemberian beasiswa ini tidak tiba-tiba. Bank Jatim, minta sejumlah syarat yang harus dipenuhi STIAMAK Barunawati Surabaya kepada calon penerima mahasiswa. Diantaranya, mahasiswa harus berprestasi terutama dari kalangan tidak mampu disertai dengan bukti nilai. Setelah itu, pihak Bank Jatim Cabang Perak, yang baru pertama kalinya member beasiswa kepada mahasiswa STIAMAK ini menyetujui hanya untuk tiga mahasiswa saja.

‘’Mudah-mudahan, pada tahun mendatang beasiswa yang diberikan lewat dana CSR Bank Jatim ke STIAMAK semakin banyak,’’ pinta Iwan, yang juga mantan Manager Humas Pelindo III ini. Sementara itu, Kepala Bank Jatim Cabang Perak, Sri Handayani Wilujeng, menyatakan, dana beasiswa yang dikucurkan kepada tiga mahasiswa STIAMAK ini berasal dari dana CSR sebesar Rp 15 juta. Selain STIAMAK Bank Jatim Perak juga memberikan bantuan kepada Wijaya Putra.

Selain pendidikan, kata Sri Handayani, konsentrasi dana CSR Bank Jatim juga disalurkan pada bidang kesehatan dan sosial. Untuk 2017, Bank Jatim Cabang Perak mengucurkan dana CSR sebesar Rp 150 juta. ‘’Saya berharap, untuk tahun mendatang dapat meningkatkan kerjasama dengan STIAMAK,’’ ujarnya. (bw)