Surabaya,(bisnissurabaya.com) – Bagi pelanggan parsel jalan Ondemohen Surabaya, tentu tidak asing lagi dengan sosok Franciskus.

Ya, ia pemilik sekaligus onwer dari toko parsel Fran’ss Ondemohen. Sosok ramah, kalem yang komunikatif ini bergelut bisnis jasa Parsel ia tekuni buah dari meneruskan usaha orang tuanya. Kini, cukup sukses dengan pengelolahan toko Franss yang ia jalankan itu.

Apalagi dimomen-momen seperti Natal dan tahun baru serta hari raya lebaran permintaan parsel selalu membludak pesanan dari instansi maupun kolega-kolega perusahaan membanjiri ordernya.

Tak heran, bila sebagaian masyarakat memburu bingkisan parsel atau hadiah, yang sengaja dibagikan kepada saudara, kerabat, bahkan relasi bisnisnya. Tak luput menggunakan jasa dari toko Franss itu. 

Franciskus mengaku, saat Natal hingga menjelang tahun baru seperti ini pembeli meningkat 100 persen dari hari-hari biasanya. Sebab, banyak orang membutuhkan parsel untuk hadiah Natal dan tahun baru. ”Meski banyak orang yang bilang perekonomian 2017 kita stagnan, namun buktinya masih banyak pesanan parsel, “ ujar Fransciskus, kepada bisnissurabaya.com

Keuntungan dari usaha parsel ini masih stabil. Berarti banyak orang yang masih mau merogoh koceknya. Namun, diakuinya membandingkan keuntungan  yang diraih dari menjual parsel antara, Idul Fitri dengan Natal. ‘’Memang keuntungan lebih besar menjual parcel saat momen lebaran dibanding Natalan Karena mayoritas umat Islam,’’ tambahnya.

Parcel buatan Toko Franss dengan berbagai hiasan. Mulai yang berbentuk pernik Natal hingga Santa Claus dengan harga parsel beraneka ragam mulai Rp 65.000 ribu – Rp 3.000.000 bervariasi dari food only dan kombinasi dengan barang pecah belah serta kain batik.

“Masih sama seperti tahun lalu belum kelihatan karena pembeli biasanya saat datang H-5,” imbuh Franciskus.

Dia menargetkan pada momentum ini tembus 5000 keranjang. Ditambahkan pria yang meneruskan usaha  sejak tahun 50 an itu dari orang tuanya kini tinggal melanjutkan dengan inovasi baru.(ton)