Gresik,(bisnissurabaya.com) – Sebagai kabupaten yang berpredikat smartcity, kembali Kabupaten Gresik mengoptimalkan pelayanan data kependudukan masyarakat dengan aplikasi Dr. Kep O. Aplikasi berbasis android ini bisa didapatkan di Google play store.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gresik mengadakan  sosialisasi Administrasi Kependudukan yang belangsung di kantor Pemkab, Jum’at (8/12).

Disdukcapil Gresik memiliki 3  target program data kependudukan yaitu, mewujudkan pelayanan cepat, mudah dan memuaskan via online dengan aplikasi Dr. KepO. Percepatan rekam cetak KTP Elektronik, maksimal pada tahun 2019 Masyarakat Gresik sudah mengantongi KTP elektronik. Pemutakhiran data dengan meminimalkan selisih data.

Dalam sosialisasi ini dikumpulkan  seluruh register data kependudukan dari seluruh desa dan kelurahan. Juga  para Kasie Pemerintahan baik dari tingkat desa dan kelurahan maupun dari kecamatan.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Gresik  Siti Muklisyatin mengatakan penggunaan aplikasi Dr. KepO secara online ini setidaknya memudahkan masyarakat untuk mengentry sendiri data kependudukannya. Data yang dientry oleh masing-masing orang ini akurasinya lebih optimal, lebih cepat dan lebih memudahkan pelayanan.

“Bandingkan pelayanan yang melalui register desa/kelurahan tanpa mengentry sendiri, mulai menerima berkas, verifikasi, entry, cetak form, uploud dan cetak register. Kalau pemohon sudah mengentry sendiri maka tugas register desa hanya menerima data, verifikasi dan cetak form,” papar Siti.

Salain pelayanan, Dr, KepO juga dapat memberikan informasi data kependudukan, misalnya data masyarakat tentang akte kelahiran, akte kematian dan berbagai informasi kependudukan yang lain. “Setelah aplikasi terinstal. Untuk masuk, silahkan masuk dengan mendaftarkan nomer KK anda. Disana banyak menu layanan yang bisa dipilih,” tambahnya.

Kepada para Register yang hadir, Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim menyatakan bangga atas partisipasi masayarakat Gresik untuk menjadi seorang register.

“Kendati honornya tak seberapa tinggi, namun kinerja dan dedikasi para register ini sangat membanggakan. Hal ini bisa dilihat Gresik sudah mampu melaksanakan pilkades menggunakan IT. Kenyataan ini menjadi perhatian pemerintah pusat dengan hadirnya ketua KPU beberapa waktu lalu,” kata Qosim. (sam)