XL Antisipasi Jaringan Pasca Erupsi Gunung Agung

38

(bisnissurabaya.com) – Erupsi Gunung Agung di Bali, terus meningkat. Pada Minggu malam lalu terdengar dentuman keras yang menandakan terjadinya letusan dan menyusul kemudian hujan abu yang cukup deras. Seiring dengan hal tersebut, pemerintah telah meningkatkan status bahaya Gunung Agung, Bali, dari Siaga menjadi Awas.

Memastikan layanan jaringan, salah satu provider telekomunikasi, PT XL memastikan seluruh layanan komunikasi data, percakapan ataupun SMS  di sekitar Gunung Agung, dan di seluruh Bali masih aman dan tidak terjadi gangguan apapun, sehingga tetap dapat melayani masyarakat dengan baik. Meski demikian, kewaspadaan terus dilakukan dan langkah-langkah antisipasi atas segala kemungkinan telah disiapkan.

Caretaker Vice President East Region XL, Mochamad Imam Mualim, mengatakan, bahwa hingga saat ini tidak ada Base Transceiver Station (BTS) XL Axiata yang mengalami gangguan, termasuk di daerah yang masuk wilayah bencana. Namun, untuk antisipasi, pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah darurat seandainya bencana terus meningkat sehingga mengganggu operational BTS-BTS yang ada di sekitar lokasi bencana.

“Yang jelas, kami akan terus standby menjaga jaringan agar tetap bisa beroperasi karena di saat genting seperti ini sarana telekomunikasi menjadi sangat diperlukan, termasuk bagi aparat yang terlibat dalam penanganan dampak bencana,” terang Imam Mualim. Ia menambahkan, XL memiliki 13 unit BTS yang berada di radius berbahaya 12 km.

XL telah menyiapkanback-up jaringan dengan meningkatkan kapasitas trafik di setiap BTS di dekat area pengungsian. Sementara untuk mengantisipasi pasokan listrik, XL menyiapkan puluhan genset guna mendukung operasional BTS yang ada. “XL juga telah berkoordinasi dan bekerjasama dengan perusahaan penyedia menara telekomunikasi untuk mengantisipasi gangguan jaringan komunikasi di sekitar Gunung Agung,” paparnya.

Penanganan jaringan XL di sekitar Gunung Agung kini menjadi tanggung jawab bersama tim jaringan XL yang berbasis di Denpasar, Bangli, dan Karang Asem. Jumlah BTS milik XL yang berada di sekitar Gunung Agung sendiri ada sebanyak 33 BTS (2G/3G/4G). Sementara itu di seluruh Bali, XL memiliki lebih dari 3000 BTS (2G/3G/4G).

Sebagai perusahaan telekomunikasi, XL juga sudah memberikan bantuan sarana telekomunikasi, antara lain berupa telepon umum gratis (TUG), kartu SIM, dan akses internet, di lokasi pengungsian. “Sarana ini akan bisa membantu kebutuhan komunikasi warga korban, dan juga bisa dimanfaatkan oleh aparat yang bertugas melakukan penanganan korban bencana,” tambah Imam. (lely)