(bisnissurabaya.com) – Dominasi Pertamina dalam bisnis elpiji atau Liquefied Petroleum Gas (LPG), segera tergeser oleh pendatang baru besutan PT Sierra Nusa Gas (SNG). Sebagai perusahaan afiliasi PT Vivo Energy, PT SNG Indonesia akan meluncurkan produk baru elpiji bernama Nusagaz.

Acara soft opening yang digelar di Kota Surabaya, Kamis (30/11), diresmikan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf. Gus Ipul, panggilan akrab Saifullah Yusuf, mengatakan bahwa boleh saja produk elpiji baru muncul. Namun, diharapkan kemunculan produk elpiji Nusagaz tersebut mampu membantu dan meringankan masyarakat luas.

“Jangan sampai keberadaan elpiji Nusagaz hanya datang sementara, namun pas pada waktu masyarakat membutuhkan, elpiji Nusagaz sulit diperoleh. Ini merupakan salah satu cara inovatif untuk mengurangi subsidi yang diberikan pemerintah,” tambahnya. PT Sierra Nusa Gas akan meluncurkan elpiji terbaru tersebut pada awal Maret 2018 secara serentak di Indonesia. Elpiji milik Vivo akan dinamakan Nusagas berwarna tabung jingga, dengan ukuran 4,5 Kg, 8 kg, 15 kg dan 60 kg.

Dalam kesempatan yang sama, Corporate Communication Vivo Energy Indonesia Maldi Al-Jufrie, menyampaikan, penjualan tabung gas ke konsumen akan dilakukan sebelum triwulan I/2018 atau 31 Maret 2018. “Ini karena masih menungggu kesiapan perizinan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM),” terangnya.

Untuk tahap awal penjualan akan dilakukan di Jawa bagian Timur. Sistem penjualan melalui sistem toko ke toko. Sedangkan, untuk harga per tabung untuk 4,5 kg sampai ke konsumen akhir yakni Rp 25.500, 8 kg sebesar Rp 56.000, 15 kg mencapai Rp 110.000 dan 60 kg dijual Rp 460.000,” ujar Maldi.

“Produk Nusagas ini memiliki spesifikasi elpiji, 80 persen propane dan 20 persen butane. Sedangkan elpiji yang ada saat ini komposisi propane sebesar 42 persen dan butane 58 persen,” tambahnya.

Dengan komposisi tersebut, kualitas elpiji bisa lebih bagus. Elpiji Nusagaz sudah dilakukan tes di Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi (Lemigas). Produk Nusagas tersebut telah melalui uji tabung serta keamanan berkali-kali. Tingkat panas yang dihasilkan juga memiliki kualitas yang baik.

“Nantinya, elpiji tersebut akan dijual dengan harga yang lebih murah dibanding elpiji milik PT Pertamina,” ungkapnya. (lely)