Jakarta,(bisnissurabaya.com) – Akibat slot time pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 2580 dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Juanda di Surabaya mengalami delay 5 jam, Kamis  (30/11).

Padahal, jadwal awal penerbangan dari Bandara Soetta pukul 18.00 , namun hingga pukul 22.21 pesawat tak kunjung terbang.

Akibat dari delay itu, penumpang merasa gerah karena tidak sesuai dengan skedul sebelumnya. Yang membuat marah dari para penumpang pesawat SJ 2580 tersebut pihak maskapai pukul 20.15 menyuruh penumpang untuk pesawat namun 2 jam lebih didalam pesawat penumpang tidak diberikan kompensasi sama sekali berupa makan dan snack.

“Awalnya pihak Sriwijaya Air  bilang pesawat belum datang. Di jam 18.30 bilang pesawat sudah landing , menunggu persiapan dan konfirmasi dari kesiapan namun tak kunjung berangkat,” kata salah satu penumpang Bangun ini kepada bisnissurabaya.com.

Ditambahkan Bangun, penumpang pada  20.15 diminta oleh pihak Sriwijaya Air untuk masuk kedalam maskapai, setelah dalam pesawat pihak Sriwijaya tidak memberikan kompensasi makanan bahkan puluhan penumpang kepanasan akibat dari konfirmasi pihak maskapai yang belum jelas.

Gerah dengan pelayanan yang tidak sesuai dengan peraturan dirjen penerbangan itu, para penumpang protes dengan pesawat yang tak kunjung berangkat tersebut.

Tampak ruang boarding pesawat Sriwijaya Air sudah penuh dengan penumpang. Mereka mulai marah dan meminta penjelasan kapan mereka akan diterbangkan. 

Setelah keluar penumpang minta refund,  Tapi pihak maskapai menawarkan terbang kembali. Kekecewaan penumpang memuncak sebab refund yang diberikan berupa pengembalian tiket 100 persen namun tidak ditambah dengan dana kompensasi uang Rp 300 ribu.

Bila penumpang melakukan reschdule, pihak maskapai tidak memberikan fasilitas penginapan hotel dan lainnya yang sesuai dengan aturan SOP dirjen Penerbanngan.” Saya kecewa dengan pelayanan Sriwijaya Air, dengan rasa kecewa yang sangat akhirnya saya putuskan untuk cancel tiket,”  terang Hari penumpang lainya Sriwijaya Air dengan penuh perasaan kecewa itu.

“Tidak saya pribadi yang memutuskan cancel tiket itu. Ada sekitar 20 penumpang lainya juga melakukan pembatalan tiket akibat kurang tanggung jawabnya pelayanan tidak profesional ini,” imbuhnya.

Dari informasi yang bisnissurabaya.com terima akibat delay Pesawat itu, semula dari jadwal pukul 18.00 dari bandara Soetta sampai menuju bandara Juanda Surabaya hingga dini hari pukul 1.30 WIB.

Sementara dari konfirmasi bisnissurabaya.com dapat keterangan pihak Sriwijaya Air. Maskapai Sriwijaya Air SJ 2580 mengalami delay dari jadwal semula hingga pukul 24.00 disebabkan oleh terbatasnya slot time dari stasiun bandara Juanda.

Dalam keterangan tertulisnya yang ditanda tangani M. Miftah Chusolihin HC Crocek Sriwijaya Air menerangan akan mengembali refund pada penumpang pada pembatalan tikel namun pihak maskapai tidak memberikan biaya tambahan sebesar 300 ribu dan tidak memberikan fasilitas penginapan hotel bagi penumpang yang melakukan reschdulle / reboking tiket.

Menanggapi hal itu, Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi menyebutkan alasan keterlambatan penerbangan Sriwijaya Air itu sangat klise 

Selama ini, Sriwijaya Air sering mengenai penundaan penerbangan (delay) berkepanjangan yang sering terjadi. Karena itu, Tulus meminta Kementerian Perhubungan menindaklanjuti kasus-kasus penundaan penerbangan Maskapai yang terjadi terus-menerus dengan alasan yang sama. 

Dikatakan Tulus hak penumpang dalam menyikapi penundaan itu, Maskapai tersebut juga wajib memberikan kompensasi kepada penumpang yang telah dirugikan atas penundaan dengan memberikan kompensasi sebesar Rp 300 ribu dan uang penginapan.(ton)