(bisnissurabaya.com) – Kebijakan minyak kelapa sawit Cargill mencakup keseluruhan rantai pasokan untuk semua kelapa sawit yang dikirim dan ditangani perusahaan. Karena itu, Cargill melibatkan pemasoknya guna memastikan mereka mendapat dukungan yang diperlukan. Pada kuartal pertama 2017, 71 persen rantai pasokan perusahaan menerapkan program-program untuk mentransformasi dan mengesahkan rantai pasokan Cargill guna mematuhi kebijakan kelapa sawit berkelanjutan.

Laporan Sustainable Palm Oil Progress Update 2017 (Juli) menyebutkan, mulai 2017 ketertelusuran 100 persen ke tingkat pabrik untuk produk sawit dan inti sawit yang dikirim ke pasar-pasar utama, termasuk Australia, Eropa dan Amerika Utara. Rata-rata ketertelusuran ke tingkat pabrik gabungan secara global adalah 93 persen (100 persen untuk inti sawit dan 92 persen untuk sawit), serta 33 persen ketertelusuran ke tingkat perkebunan (20 persen untuk inti sawit dan 35 persen untuk sawit).

Kolombia menempati urutan ketiga dalam hal volume untuk sumber minyak sawit Cargill, yang menjadikan negara ini sebagai negara prioritas pengembangan kapasitas dan pelatihan mengenai kebijakan-kebijakan No Deforestation, Peat dan Exploitation (NDPE), serta isu-isu sosial dan lingkungan yang umum. Pada bulan Mei, Cargill mengadakan lokakarya NDPE dengan para pemasok langsung utama Kolombia, yang sekaligus menandai kemajuan dalam mencapai tujuan perusahaan di tahun 2018, yakni 100 persen pemasok langsung yang menerapkan atau berkomitmen untuk menerapkan kebijakan NDPE yang kredibel.

Sebagian besar volume sawit yang diproses oleh kilang Cargill di Malaysia dipasok oleh perusahaan-perusahaan kecil dan menengah tanpa kebijakan NDPE. Meskipun demikian, lebih dari 65 persen pemasok ini telah berpartisipasi dalam lokakarya keberlanjutan, sementara 25 persen dari mereka telah mengambil bagian dalam penilaian pabrik. Pada kuartal pertama tahun 2017, Cargill melakukan enam kunjungan tindak lanjut ke pabrik-pabrik di Semenanjung Malaysia guna meninjau kemajuan rencana aksi mereka dari penilaian sebelumnya, serta berbagi studi kasus positif dari para pemasok lain yang telah berhasil menerapkan perubahan-perubahan yang diperlukan. (bw)