Surabaya,(bisnissurabaya.com)– Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Surabaya untuk meminta kembali asetnya yang hilang ternyata tidak hanya untuk kepentingan pribadi Pemkot saja. Namun, juga untuk kepentingan masyarakat Surabaya.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini setelah dirinya meminta kembali aset di Ngagel Timur yang sebelumnya difungsikan sebagai pabrik karung Goni akan dijadikan tempat yang dapat mensejahterakan sekaligus meningkatkan perekonomian warga Surabaya.

“Nantinya lahan sisa berukuran 4 hektare tersebut akan dibuat rusun dan sentra PKL, khusus Sentra PKL nanti akan dibuat sedikit berbeda karena di dalamnya akan dijadikan tempat reparasi mobil atau bengkel,” terang Risma di Ruang Kerja Walikota, Kamis (3/8).

Selain itu, sambung Risma, di dalam PKL akan ditambah tempat mendaur ulang komponen yang ada di dalam barang-barang bekas seperti kulkas, TV, mesin cuci, kipas angin dan lain-lain. Baginya, komponen tersebut memiliki nilai jual yang sangat tinggi.

“Bahan yang ada di dalam komponen tersebut jika dimodifikasi kembali atau dikumpulkan harganya setara dengan emas, jadi nanti para pegawai akan kita training terlebih dahulu supaya dalam prosesnya tidak asal membongkar, bukan sekedar rombeng atau membongkar,” kata Risma.

Keinginan Risma untuk mendaur ulang barang-barang bekas semakin kuat karena dirinya akan dibantu salah seorang anak Indonesia yang sedang mengambil thesis tentang cara mengolah barang-barang bekas di Jepang.

“Saya sudah ngomong sama yang bersangkutan dan akan segera datang untuk membantu” ujar wali kota kelahiran Kediri itu.(ton)