Gresik,(bisnissurabaya.com) – Sebagai salah satu bentuk upaya mendukung pembangunan perekonomian, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gresik melaksanakan Sosialisasi. Yaitu sosialisasi pendataan Usaha Mikro Kecil (UMK) dan Usaha Menengah Besar (UMB).

Sosialisasi ini yang dilaksanakan di Gresik, Rabu (12/7) itu   merupakan lanjutan Sensus Ekonomi (SE) 2016 yang lebih dikhususkan pada pendataan UMK dan UMB di kabupaten Gresik.

Sejak tahun 2006, sampai sekarang  jumlah usaha di Kabupaten Gresik mengalami peningkatan  berkisar 10,94 persen. Pada 2006 terdapat 119.190 usaha dan pada  2016 menjadi  132.229 usaha.

Sosialisasi ini dibuka Wakil Bupati (Wabup) Gresik,   Moh. Qosim didampingi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS)  Gresik Ir. Endang Sulastri. Hadir pula Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Ir. Tugas Husni Syarwanto.

Wabup memberi apresiasi kontribusi investor dan para pengusaha dalam  peningkatan perekonomian di Gresik. “Kami atas nama pemerintah kabupaten Gresik mengucapkan terima kasih atas peran serta para pengusaha yang aktif dalam pembangunan perekonomian di  Gresik,” ujar Wabup Qosim.

Sosialisasi dari hasil Sensus Ekonomi yang dilaksanakan 10 tahun ini sangat penting  diikuti untuk memberikan gambaran yang aktual mengenai kondisi perekonomian dan pertumbuhan UMK dan UMB di  Gresik. “Kami harap sosialisasi ini diikuti dengan sebaik mungkin,” ujar Wabup.

Sementara itu Bupati Gresik Sambari Halim Radianto berpesan  agar BPS dan para pengusaha selalu bersinergi sehingga diharapkan mampu menghasilkan data yang akurat.

“Badan Pusat Statistik dan para pengusaha harus selalu bersinergi. Khususnya bagi para pengusaha hendaknya memberikan informasi yang jelas terkait usahanya kepada BPS sehingga outputnya didapati data yang akurat dan bisa dijadikan sebagai acuan dalam menyusun perencanaan, menetapkan program dan kebijakan dibidang ekonomi,” papar  Sambari.

Saat ini terdapat 1.383 perusahaan besar di Gresik dan 53 perusahaan diantaranya merupakan eksportir. Peran serta investor dan pengusaha sangatlah penting dalam mendongkrak perekonomian di Gresik.

Lebih lanjut orang nomer satu di Gresik tersebut menuturkan pencacahan dilakukan untuk memeproleh informasi yang lebih rinci mengenai struktur ketenagakerjaan, permodalan, biaya dan produksi prospek usaha. (sam)