Banyuwangi,(bisnissurabaya.com) – LARANGAN penangkapan benur anakan membuat para nelayan di pesisir Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, memutar otak. Tak ingin berurusan dengan aparat, mereka memilih mengembangkan lobster air tawar. Budidaya ini diklaim lebih menjanjikan. Sebab, lebih cepat panen. Biayanya tak mahal.

Selain irit biaya, harga lobster air tawar tak kalah mahal. Komoditi ini bisa tembus Rp 150.000 per kilogram. Lalu, petani bisa panen dengan ukuran lobster berapapun, tanpa takut ditangkap petugas.

Rasa lobster air tawar ini juga tak kalah gurih dengan lobster air laut. ” Lobster air tawar ini pertama kali dikembangkan di Banyuwangi. Kami digandeng lewat CSR investor tambang emas PT BSI,” kata Sulhan (55), petani lobster air tawar, pekan lalu.

Pria asal Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Pesanggaran ini menambahkan, budidaya lobster  air tawar sangat mudah. Bahkan, biayanya murah. Pihaknya hanya menyiapkan kolam berukuran 3 meter x 1,5 meter, kedalamannya sekitar 30 cm. Kolam ini bisa ditaburi benih lobster hingga 100 ekor.

Mudahnya lagi, pakan lobster air tawar hanya limbah dapur. Seperti, potongan sayur kangkung, bekas kulit kentang dan wortel. Ada juga keong dan siput yang dihancurkan. ” Jadi, pakannya sangat murah. Tak perlu membeli,” kata Sulhan.

Sehari, lobster diberi pakan dua kali pagi dan sore. Diatas permukaan kolam ditaburi lembaran daun ketapang. Tujuannya, membuat teduh. Sehingga, lobster tak kepanasan. Selain itu, didalam kolam dibuatkan lubang pelindung, bahannya dari pipa paralon.

Menurut Sulhan, lobster air tawar bisa dipanen setelah dua bulan pascatabur benih. Satu kilogram bisa berisi hingga 10 hingga 15 ekor lobster. ” Kalau lobster air laut, boleh ditangkap di atas ukuran 3 ons. Kalau lobster air tawar bebas, tak ada aturan. Karena kita kembangkan sendiri,” jelasnya.

Hal ini yang membuat nelayan setempat tertarik  mengembangkan lobster air tawar ini. Apalagi, pemasarannya juga tak sulit. Lobster air tawar kata Sulhan juga minim hama. Perawatannya mudah. Syaratnya, ada gelembung udara di dalam kolam.

Sedangkan harga bibit lobster air tawar ini juga murah, hanya Rp 1.000 per ekor. Kedepan, nelayan akan mengembangkan proses pembibitan indukan. Sehingga, tak perlu membeli bibit dari luar daerah. ” Intinya, lobster air tawar ini lebih menguntungkan dan aman dari jeratan hukum,” pungkas Sulhan.¬† (udi)