(bisnissurabaya.com) – Hotel Mercure Grand Mirama, dulu dikenal dengan nama hotel Mirama, salah satu hotel legend di Surabaya. Berdiri sekitar 1970-an. Mulai 2007 berganti nama menjadi Hotel Mercure, tetapi nama Mirama masih dipakai. Kini Hotel Mirama menjadi Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya.

Hotel berskala menengah di jalan utama Surabaya, berdampingan dengan kantor konsulat dan pemerintah, kawasan bisnis, dan daya tarik wisata seperti Monumen Tugu Pahlawan dan Kebun Binatang Surabaya (KBS). Ideal untuk perjalanan bisnis dan liburan, dengan akses mudah ke stasiun kereta Gubeng dan Bandara Juanda

Selama 10 tahun (2007-2017) hotel ini selalu melakukan inovasi. Dari segi produk dan dari segi service. Dari sisi produk, menambah gedung baru dengan kamar baru sejumlah 135 kamar. Dengan desain yang baru, dan suasana atmosfir yang baru disesuaikan dengan kondisi market terkini.

Guna memanjakan konsumen, Mercure memiliki sudut Japanesse Restaurant dengan desain yang unik. Ada cafe yang luasnya dua kali lebih besar dan lebih luas dari sebelumnya. Ini juga menjadi daya tarik, mungkin bisa dibilang di hotel lain tak ada. Produk lain, makanan dan minuman, kami selalu berinovasi akan menu-menu yang terbaru dan kreatif.

Kualitas service, pastinya memainkan peranan penting. “Yang terpenting adalah tim yang bagian depan, yang selalu berhubungan dengan tamu dan klien yang selalu membuat tamu senang dengan layanan yaang diberikan Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya,” ujar General Manager Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, Sugito Adhi.

Beberapa perubahan dilakukan manajemen baru, Mercure, terhadap hotel ini. Mulai dari tampilan gedung, pelayanan, bentuk kamar, dan fasilitas-fasilitas yang ada. Banyak kemajuan, termasuk salah satunya restoran Lan Hua yang cukup populer bagi masyarakat kota Surabaya. (meta)